“Mobil Pun Bisa Anti-lubang di Jalan” plus 2 more

Minggu, 20 Februari 2011

“Mobil Pun Bisa Anti-lubang di Jalan” plus 2 more


Mobil Pun Bisa Anti-lubang di Jalan

Posted: 20 Feb 2011 10:14 AM PST

Minggu, 20 Februari 2011 | 18:14 WIB

FLICKR/ALAN STANTON

INGGRIS, KOMPAS.com — Situasi paling mengesalkan saat berkendara adalah ketika roda menghajar lubang, seperti yang dialami seorang pengemudi di Boston, Inggris. Namun, alih-alih marah kepada pemerintah setempat, produsen perangkat lunak ponsel New Urban Mechanics memilih mengembangkan aplikasi anti-lubang jalan bernama The Boston Urban Mechanic Profiler atau "Street Bump" sebagai solusi.

Street Bump bekerja dengan memanfaatkan GPS dan akselerometer secara bersamaan untuk mendeteksi, mencari, dan melaporkan lubang kepada pengemudi. New Urban Mechanics mengklaim bahwa aplikasi tersebut bisa sangat sensitif terhadap lubang sampai ukuran kecil sekalipun, yang berpotensi menimbulkan petaka.

Pada 2009, mereka membuat aplikasi Citizens Connect untuk iPhone. Pengguna aplikasi ini bisa melaporkan aksi perusakan atau lubang jalan melalui kamera dan GPS. Penggunanya bahkan bisa diberi tahu jika laporan sudah ditangani.

Kabarnya, satu dari enam lubang jalan yang diperbaiki pemerintah setempat merupakan hasil laporan yang disampaikan melalui aplikasi semacam ini. "Ini seperti sukarelawan dalam bentuk baru. Kita bisa membantu kota dengan hal tersebut. Mudah, hanya dengan perangkat yang Anda rogoh dari kantong," ungkap Nigel Jacob, salah satu pemimpin di perusahaan tersebut.

Saat ini timnya sudah melepas versi awal dari aplikasi tersebut untuk pasar Android. Namun, mereka akan terus mengembangkannya. Mereka juga menawarkan hadiah sebesar 25.000 dollar AS bagi programmer yang berminat merancang algoritma yang diperlukan untuk mengubah data mentah menjadi informasi yang bermanfaat terkait lubang jalan. Dengannya, mobil pun bisa anti-lubang jalan.

Nah, bagaimana dengan lubang jalan di Indonesia? Jakarta, misalnya? (Dimas)

Editor: Bastian Wired UK

Sumber :

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Bajaj Masih Belum Berminat dengan Skutik

Posted: 20 Feb 2011 09:43 AM PST

Minggu, 20 Februari 2011 | 17:43 WIB

INKR.NET

MUMBAI, KOMPAS.com - Bajaj Group masih ogah memproduksi skuter otomatik (skutik) dan fokus menggarap model sport, baik untuk pasar domestik maupun ekspor. Perusahaan menilai skutik belum bisa mendongkrak pendapatan karena minimnya permintaan di India. "Target perusahaan mengejar 20 persen pangsa pasar, laba sebelum bunga, pajak dan amortisasi (earnings before interest, taxes and amortization/EBITA) yang positif. Semua itu sulit diwujudkan kalau cuma dengan memproduksi skutik," ungkap

Dari prediksi, lanjut Rahul, mungkin Bajaj Auto baru mulai memproduksi skutik paling cepat dua atau tiga tahun mendatang. Sekarang ini, menjual 20.000 sepeda motor per bulan dan peningkatan EBITA 15-20 persen.

Bajaj Auto sempat memimpin pasar skutik dengan merek Chetak dan Super sejak 1990 di India, tapi kemudian penjualannya menukik tajam. Dua tahun lalu (2008), perusahaan meluncurkan produk terakhirnya Crystal dan sampai kini belum ada produk baru lagi.

Rahul menambahkan, dirinya bukan pengambil keputusan dan putranya, Rajiv Bajaj, selaku Direktur Pelaksana perusahaan akan menjelaskan lebih lanjut rencana ke depan. Meski demikian, salah satu eksekutif perusahaan yang tak mau disebutkan namanya memastikan, Bajaj Auto tak pernah keluar dari bisnis skutik dan tetap fokus sebagai produsen sepeda motor jenis apapun. Kalau pasar skutik membaik, perusahaan siap kembali memperkuat segmen itu.

Penulis: Agung Kurniawan
Editor: Bastian
The Economic Times

Sumber :

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Mega Pro jadi Lebih Jantan

Posted: 20 Feb 2011 09:20 AM PST

Minggu, 20 Februari 2011 | 17:20 WIB

MOTOR PLUS/ANDIKA

Perhatikan lengan ayun banana handmade. Ujung knalpot menambah gagah tampilan (kanan)

Motor Plus/Andika

Lampu depan yang menyatu dengan sepatbor, segaris dengan kerangka besi. Setang lebar bikin mantap

WONOSOBO, KOMPAS.COM — Mengubah Honda Mega Pro yang bergenre sport menjadi model perpaduan trail dan supermoto bukan pekerjaan sulit bagi pemodifikasi. Apalagi buat Agung Nugroho, punggawa One Brutalle Modification dari Banjarnegara, ketika mengubah Honda dengan mengacu pada Ducati Hypermotard.

Di sini, wawan, sapaan karib Agung, coba menonjolkan guratan bodi motor asal Negeri Pizza yang memiliki nilai artistik itu. Tangki bahan bakar pun dicomot dari Honda Revo. Selain bentuknya yang pas, tangki itu juga memiliki dudukan baut sayap dan bisa langsung difungsikan.

Berarti, niat Wawan memasang sayap baru di tangki tidak menemui kesulitan. Sekalian lampu sein juga menempel pada shroud meski di Hypermotard aslinya tidak ada.

Karena Mustangin, sang pemilik motor, yang pengusaha sapi asal Wonosobo ini suka turing, shockbreaker depan dipakai variasi upside down. Meski buatan lokal, dalamnya diganti dan diolah jadi necis. Komponen lokal lainnya tampak digunakan pada lengan ayun (swing arm).

Paling susah, kenang Wawan, saat pemasangan shockbreaker belakang. Sempat dicoba dengan sudut tegak, tetapi kompresinya enggak enak walau secara tampilan bagus. Akhirnya, sudut ditambah lebih miring 15 derajat serta diakali dengan sistem uni track.

"Dipastikan lebih enak," ujar Wawan meyakinkan. (Andika)

Editor: Bastian

Sumber :

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Diposkan oleh iwan di 15.02  

0 komentar:

Poskan Komentar