“Budi Darmadi: Percepat Alih Teknologi” plus 2 more

Rabu, 23 Februari 2011

“Budi Darmadi: Percepat Alih Teknologi” plus 2 more


Budi Darmadi: Percepat Alih Teknologi

Posted: 23 Feb 2011 01:38 PM PST

Rabu, 23 Februari 2011 | 21:38 WIB

KOMPAS.com/Zulkifli BJ

Pabrik perakitan Daihatsu di Indonesia dengan konsep menyerap lebih banyak tenaga kerja

JAKARTA, KOMPAS.com — Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian Budi Darmadi mendesak prinsipal Daihatsu mempercepat proses alih teknologi ke Indonesia.

"Saat ini Daihatsu sudah melakukan riset terapan. Semestinya itu ditingkatkan ke alih teknologi," ujar Budi di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta Selatan, hari ini.

Ditambahkan, pasar otomotif Indonesia paling potensial di Asia Tenggara dan diharap bisa mencapai 1 juta unit pada 2014. Salah satu buktinya, rencana Daihatsu mendirikan pabrik baru di Karawang mulai Mei mendatang. "Kami mengimbau Daihatsu melakukan R&D di Indonesia," ucap Budi. 

Sementara itu, Sudirman MR, Presiden Direktur ADM, menjelaskan, konsep pabrik baru Daihatsu di Karawang, Jawa Barat, menyerap banyak tenaga kerja atau slim simple compact (SSC).

"Kalau di Jepang 95 persen aktivitas pabrik dilakukan robot, di Indonesia sebaliknya, hanya 15 persen," papar Sudirman.

Penulis: Agung Kurniawan
Editor: Zulkifli BJ

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Gandeng Allianz, BMW Tingkatkan Keamanan Pelanggan

Posted: 23 Feb 2011 12:58 PM PST

JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pelanggannya, BMW Indonesia menggandeng perusahaan asuransi Allianz dengan meluncurkan program asuransi bagi pemilik BMW. Kerja sama ini mencakup dua produk layanan, yakni BMW Owner's Safety dan BMW Secure.

Hal ini disampaikan Ramesh Divyanathan, Presiden Direktur BMW Indonesia, saat jumpa pers di BMW Used Car Center, PT Bestindo Car Utama, Bintaro, Jakarta, hari ini.

"Senang sekali dapat menghadirkan layanan tambahan asuransi bagi pelanggan kami. Dengan layanan ini, konsumen kami kini bisa menikmati paket layanan pembelian  terintegrasi pada semua dealer resmi BMW di seluruh Indonesia," kata Ramesh.

Kedua program asuransi yang diluncurkan, yaitu BMW Owner's Safety dan BMW Secure, memiliki keunggulan dibandingkan dengan perlindungan all-risk yang diberikan perusahaan asuransi pada umumnya. Kedua asuransi memberikan jaminan lengkap berupa perlindungan terhadap kerusuhan, terorisme, sabotase, bencana alam, tanggung jawab hukum pihak ketiga, kecelakaan diri, baik pengemudi mapun penumpang, serta biaya pengobatan.

Produk asuransi BMW Owner's Safety memberikan jaminan Rp 50 juta buat tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga, Rp 50 juta untuk kecelakaan diri, dan Rp 5 juta  biaya pengobatan. Sementara BMW Secure menyediakan perlindungan yang lebih besar untuk tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga, yaitu Rp 500 juta. Untuk kecelakaan diri dan biaya pengobatan, BMW Secure menyediakan perlindungan dengan nilai sama dengan BMW Owner's Safety.

Kelebihan lain dari BMW Secure, jaminan dua kali per tahun penggantian run flat tires. Menurut Helena Abidin, Direktur Komunikasi BMW Indonesia, run flat tires adalah ban yang memungkinkan penggunanya tetap meneruskan perjalanan antara 150 -200 km kendati bocor. 

Tidak hanya itu, program BMW Secure pun memberikan garansi penuh jika terjadi pencurian atau hilang total dalam waktu setahun setelah pembelian. "Mobil pelanggan akan diganti dengan yang baru dari model dan tahun yang sama," tutur Helena. (MORE)

Loading...

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Daihatsu Indonesia Raih Omzet Rp 27 Triliun

Posted: 23 Feb 2011 12:23 PM PST

Rabu, 23 Februari 2011 | 20:23 WIB

KOMPAS.com/Zulkifli BJ

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) berhasil meraih omzet Rp 27 triliun selama 2010 dari menjual 115.700 unit mobil dan layanan purna jual (spare part dan servis). Hal tersebut dibeberkan oleh Sudirman MR, Presiden ADM di Kementrian Perindustrian, hari ini.

Tahun ini, Sudirman berharap penjualan bisa tumbuh sekitar 10-15 persen dari tahun lalu, menjadi 125.000 unit atau omzet sekitar Rp 31,05 triliun. Diperkirakan penjualan mobil di Indonesia tahun ini tetap tumbuh - meski tidak sebesar tahun lalu - mencapai  800.000an unit.

"Dari situ  kami berharap pendapatan perusahaan  bisa naik kalau situasi tetap kondusif," tambahnya. Tahun ini, Daihatsu berencana menaikkan produksinya dari 330.000 unit menjadi 350.000 unit atau tumbuh16,6 persen dibanding tahun lalu,  300.000 unit.

Sebagian besar produksi Daihatsu  dipasok ke Toyota, yaitu Avanza dan Rush. Produk yang dijual dengan merek sendiri adalah  Xenia, Gran Max dan Terios. Dijelasakan pula, penerapan pajak progresif mulai 1 Januari 2011 di seluruh Indonesia, tidak berpengaruh besar. Hanya di beberapa daerah mengalami "shock" sebentar karena  bea balik nama (BBNKB) lebih tinggi, seperti  di Jawa Timur dan Kalimantan Timur.

Penulis: Agung Kurniawan
Editor: Zulkifli BJ

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Diposkan oleh iwan di 15.02  

0 komentar:

Poskan Komentar