“Ratusan Harley-Davidson Padati Jalan Ibu Kota” plus 2 more

Minggu, 30 Januari 2011

“Ratusan Harley-Davidson Padati Jalan Ibu Kota” plus 2 more


Ratusan Harley-Davidson Padati Jalan Ibu Kota

Posted: 30 Jan 2011 07:01 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com Sedikitnya 700 pengendara sepeda motor Harley-Davidson, hari ini, Minggu (30/1/2011), memadati jalanan Ibu Kota untuk konvoi mempertajam rekor yang pernah dicatat Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) pada 2007 yang diikuti 429 moge Amerika.Beberapa pejabat publik turut serta, yaitu Gubernur DKI Jakarta Fauzi Wibowo serta mantan Menteri Perindustrian Fahmi Idris.

Rombongan tak hanya dari Jakarta, tetapi juga datang dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Medan, dan Makassar. Mereka sudah berkumpul di dealer pusat PT Mabua Harley-Davidson di TB Simatupang, Jakarta Selatan, sejak pukul 7.00. Peserta konvoi mulai meninggalkan lokasi pukul 09.00 dengan tujuan ke Pantai Mutiara, Jakarta Utara.

Irvino Edwardly, Country General Manager Sales and Marketing PT Mabua Harley-Davidson, mengatakan, "Selain memecahkan rekor Muri, kami juga melakukan kegiatan sosial berupa donor darah bekerja sama dengan PMI (Palang Merah Indonesia). Di sana (Pantai Mutiara) juga dilakukan berbagai kegiatan sekaligus memperingati ulang tahun pertama komunitas Harley Pantai Mutiara."

Ajun Komisaris Besar Ipung Purnomo, Kepala Satuan Patroli dan Pengawalan Ditlantas Polda Metro Jaya menambahkan, sedikitnya 500 personel dari Kepolisian Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengamankan acara ini. Konvoi melewati beberapa jalan Ibu Kota, seperti TB Simatupang-Warung Jati Padang-Mampang Prapatan-Jenderal Gatot Subroto-Letjen S Parman-Jelambar Timur-Prof Dr Latumenten-Jembatan Dua-Jembatan Tiga-Pluit-Pantai Mutiara.

Di antara 15 polwan yang bertugas, ada 14 polwan pengendara Harley-Davidson. "Kalau lancar, dalam waktu 30 menit rombongan akan sampai di tujuan. Insya Allah lancar," kata Ipung.

Iring-iringan yang cukup panjang sempat sedikit mengganggu arus lalu lintas. Bahkan Subagyo, warga Lebak Bulus, Jakarta Selatan, mengaku perjalanannya agak terganggu. "Gubernur seharusnya menjadi panutan. Jangan bikin kaum marginal jadi marah," ujar Subagyo, yang di Pasar Jumat sudah terhadang kemacetan dua jam.

Loading...

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Suzuki Hayate Ramaikan Pasar Skutik Indonesia

Posted: 30 Jan 2011 02:15 AM PST

Minggu, 30 Januari 2011 | 10:15 WIB

HOTRIDES/SUZUKICYCLESBERMUDA

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menargetkan penjualan di 2011 715.000 unit, naik 35,9 persen dari tahun lalu 526.003 unit. Perusahaan berambisi menggenggam 8,5 pangsa pasar dengan prediksi total pasar 8,4 juta unit.

Morio Omanyuda, Direktur Pemasaran Roda Dua SIS mengatakan di Jakarta jelang ahad lalu, untuk mendongkrak penjualan dengan memperkenalkan beberapa model baru. Meski ia belum mau membocorkan modelnya. Cuma dia menekankan, Suzuki akan fokus pada penjualan skuter otomatik (skutik).

Kabarnya, Suzuki sudah menyiapkan skutik baru bernama Hayate merupakan nama lain dari Skywave di Thailand (injeksi), Filipina dan Vietnam. Juga, Spin baru dengan mesin 110 cc. Penurunan kapasitas mesin ini bertujuan untuk mempertegas pemasaran tiap model yang dibagi dalam tiga segmen: bawah, tengah dan atas.

Didrektur Pemasaran R2 SIS Rudjojo Nirjana menambahkan, peningkatan penjualan perlu ditopang layanan yang baik. Sampai kini, Suzuki sudah punya 930 outlet di seluruh Indonesia.

"Tahun ini kami tambah jumlahnya sekitar 10-15 persen dari jumlah yang ada (93 titik) di seluruh Indonesia. Suzuki juga menambah jumlah sumber daya manusia khususnya di tenaga sales," beber Joy, sapaan akrab Rudjojo.

Penulis: Agung Kurniawan
Editor: Bastian

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Toyota Peringkat Kelima di China

Posted: 30 Jan 2011 01:42 AM PST

Minggu, 30 Januari 2011 | 09:42 WIB

TMC

BEIJING, KOMPAS.com - Tahun lalu, Toyota boleh bangga dengan prestasinya sebagai penjualan mobil terbanyak dan nomor satu di dunia mengalahkan GM. Namun di China, Toyota harus mengakui kehebatan seterunya itu dan bahkan kalah sama Hyundai.

Toyota Motor Company, seperti dilansir Chinacartimes, dua hari lalu cuma menikmati 19 persen atau 846.000 unit dari total pasar di China dan bercokol di posisi kelima. Jumlah tersebut jauh di bawah rival lain seperti Volkswagen dengan 1.924.000 unit, General Motors 1.201.000 unit atau Hyundai-Kia (lebih dari 1 juta unit).

Toyota memuai debutnya memproduksi mobil di China 2002 dengan model andalan sedan Vios. Pada 2006, produksi mencapai 490.000 unit tak terpaut jauh dengan VW 710.000 unit. Tapi, empat tahun berikutnya, produsen terbesar di dunia kian sulit mengejar kesuksesan merek asing lain yang masuk di China dikarenakan Toyota kurang fokus pada mobil-mobil kecil dengan harga yang kompetitif. Selain faktor historis (Jepang pernah menjajah China), juga akibat pengaruh dari rentetan "recall".

Selain itu banyak isyu yang berkembang di warga China yang kurang bisa ditangani dengan baik oleh Toyota. Terutama dalam hal hubungan masyarakat (humas). Juga tantangan terberat datang dari produsen lokal BYD yang banyak menjual produk-produk "copy paste" dari Toyota, membuat masyarakat lebih memilih produk lokal dengan kemampuan yang serupa dan lebih murah.

Dari total 17 model yang ditawarkan cuma lima (model) yang dijual dengan harga di bawah 200,000 RMB (Rp274,1 juta) per unit. Sedangkan di level premium seperti Crown dan Land Cruiser sulit berkompetisi dengan Audi, Mercedes-Bens, BMW atau Land Rover. Bahkan model seperti Camry, dan RAV4 cuma menduduki posisi peringkat lima di setiap segmen.

Penulis: Agung Kurniawan
Editor: Bastian

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Diposkan oleh iwan di 15.06  

0 komentar:

Poskan Komentar