“GM Dapat Rezeki Rp8,15 Triliun dari China” plus 2 more

Senin, 24 Januari 2011

“GM Dapat Rezeki Rp8,15 Triliun dari China” plus 2 more


GM Dapat Rezeki Rp8,15 Triliun dari China

Posted: 24 Jan 2011 10:18 AM PST

Senin, 24 Januari 2011 | 18:18 WIB

allvoices.com

Shangai GM perusahaan lokal GM di China

SANGHAI, KOMPAS.com - General Motors Company ketiban rezeki nomplok dari hasil kunjungan kenegaraan  Presiden China Hu Jintao, awal Januari lalu.  Raksasa produsen mobil Amerika itu mendapat  ekspor 900 juta dollar AS (Rp8,15 miliar), di mana 500 juta dollar AS berupa kendaraan - baik secara terurai (CKD) maupun utuh (CBU) - dan 400 juta dollar AS berupa komponen,  selama dua tahun ke depan. Proyek ini bekerja sama dengan mitra lokal China, Shanghai GM.

Dalam kunjungan ke AS,   Jintao dan Barack Obama mengumumkan kontrak kerjasama ekonomi kedua negara senilai 45 miliar dollar AS dalam berbagai bidang usaha. China berkomitmen meningkatkan investasi di AS hingga miliaran dollar AS untuk menciptakan 235.000 lapangan kerja baru.

"Kami komitmen untuk kerja bersama-sama mendukung perdagangan bilateral kedua negara," ujar Presiden sekaligus Direktur Pelaksana GM China Group Kevin Wale, seperti dilansir Dailyme.com, hari ini.

Berdasarkan penjualan global GM di dunia sepanjang 2010 mencapai 2,35 juta unit, China menjadi pasar terbesar dengan 1,03 unit menggeser posisi AS. Shanghai GM  mencatatkan diri sebagai merek terlaris di kendaraan penumpang alias passanger car.

Penulis: Agung Kurniawan
Editor: Bastian

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Indahnya Scoopy Hanya Sentuhan Sederhana

Posted: 24 Jan 2011 09:33 AM PST

KOMPAS.com - Ternyata, Honda Scoopy bertampang retro, asyik juga dilihat, dimodifikasi dengan sebatas pemasangan komponen variasi atau bolt-on. Seperti dilakukan oleh pemodifiktor Johanes Hanafi, Johny Lipurnomo, dari Jakarta dan Rian Cahyadi dari Denpasar.

Fashion standar Ubahan yang dilakukan Johny dari Custom World terlihat harmonis dan eye catching. Ia merujuk pada aliran "Thai look" (TL) yang katanya akan jadi tren di 2011 karena memiliki banyak keunggulan.

Ciri khas dari TL, lingkar pelek lebih lebar dengan ban ramping. Di sini Johny memakai pelek Rizoma dibalut ban HUT F-1. Untuk bodi- karena sudah menarik - hanya main full sticker yang pemasangannya, kata Johny cukup menggunakan air sabun (jangan terlalu banyak sabuinnya. Paket pemasangan sticker Rp450 ribu.

Tambah klasik Lain lagi garapan Johanes yang memilih aliran klasik tiarap (low rider) yang mendapat order dari Surabaya, Jawa Timur. Jadi, kebalikan dari Johny, ia justru memakai pelek kecil 12 inci dengan lebar, depan 4 inci dan belakang 6 inci. Pergantian ini, otomatis ada bagian yang mesti diubah, seperti segitiga depan dibuat ulang menggunakan besi padat yang tebalnya 20 mm.

Sedang roda belakang, sumbu roda harus mundur cukup 15 mm karena pakai pelek lebar 6 inci. Supaya harmonis, tampilan knalpot dibikin lebih panjang, meniru model Harley-Davidson. Selesai kaki-kaki, barulah pasang variasi pemanis seperti rak yang acap dijumpai pada Vespa, termasuk juga bagian belakangnya.

Bogel Sama seperti Johanes, Rian dari rumah modifikasi Aboben, Denpasar, Bali juga bermain di pelek. Ukuran standar 14 inci ditukar dengan 12 inci. Selain jadi rendah, juga membulat karena pakai ban kecil yang secara personafikasi dengan orang ibarat bogel.

Agar bodi terlihat padat, dek dicat sama dengan pelek. Termasuk bidang-bidang lebar seperti sepatbor belakang dan behel dikelir putih. Terus beberapa variasi berkelir merah dipasang agar nyambung sama bodi, seperti handel rem dan juga lampu utama yang dicustom mereh menggunakan lampu proyektor dan disesuaikan dengan bodi (merah). Hanya, pengerjaannya perlu ketelitian supaya rapi. (Nurfil)

Loading...

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Asosiasi Otomotif di Amerika Pakai Nama Baru AGA

Posted: 24 Jan 2011 08:10 AM PST

Senin, 24 Januari 2011 | 16:10 WIB
Association of International Automobile Manufacturers (AIAM) mengubah nama jadi Association of Global Automakers (AGA) di Amerika Serikat

WASHINGTON, KOMPAS.com - Asosiasi industri otomotif  di Amerika AIAM (Association of International Automobile Manufacturers) beranggotakan 15 merek asal luar Amerika Serikat ganti nama jadi AGA (Association of Global Automakers). Alasannya, karena perekonomian AS dan negara lain mulai terintegrasi menjadi satu kesatuan besar.

Annemarie Pender, juru bicara AGA mengatakan, "Kita hidup di ekonomi global. Ini merupakan gambaran paling tepat, tentang siapa kami dan seperti apa anggota kami." Beberapa merek yang tergabung dalam AGA antara lain, Toyota, Honda, Nissan, Hyundai dan Kia. Dari Eropa terdapat perwakilan Maserati, Ferrari dan Aston Martin.

AGA dipimpin Michael Stanton sejak 2006 dan merupakan asosiasi yang dibentuk sebagai penasihat perdagangan bebas di AS. Dalam kesempatan ini, organisasi berupaya melobi senator AS untuk mendukung rencana kerjasama ekonomi AS - Korea Selatan yang tengah digodok. Situs resmi asosiasi mulai aktif Februari 2011 dengan alamat: globalautomakers.org sekaligus menjadi tempat berintraksi pemegang kepentingan.

Asosiasi ini pertama kali terbentuk dengan nama Automobile Importers of America pada 1975 dan berubah menjadi AIAM pada 1990. Markasnya pun juga pindah dari Virginia ke Washington, mungkin supaya aspiarasinya lebih dekat ke "telinga" pemerintah AS.

Penulis: Agung Kurniawan
Editor: Bastian
automotivenews

Sumber :

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Diposkan oleh iwan di 15.03  

0 komentar:

Poskan Komentar