“Ceper Masih Bisa Melesat” plus 2 more

Kamis, 20 Januari 2011

“Ceper Masih Bisa Melesat” plus 2 more


Ceper Masih Bisa Melesat

Posted: 20 Jan 2011 11:08 AM PST

Kamis, 20 Januari 2011 | 19:08 WIB

MOTOR MODIFIED CARS & LIFESTYLE/EKO

MOTOR MODIFIED CARS & LIFESTYLE/EKO

Mesin tidak digarap maksimal. Tombol-tombol air suspension (insert bawah)

MOTOR MODIFIED CARS & LIFESTYLE/EKO

Kosmetik audio berkonsep ekstrem (insert)

MOTOR MODIFIED CARS & LIFESTYLE/EKO

Panel interior dikasih kristal

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - FX Herry Setiawan bisa disebut "ABG Gile" sesuai dengan nomor polisi di mobilnya Honda Accord "AB6 91LE". Bayangkan, sedan hitam dengan air suspension disetel ceper habis, sehingga memberi visual impact yang dahsyat.

Sayangnya, pemakaian velg Fabulous Profound 20 inci dibalut ban Toyo T1R225/35/R20 depan dan Accelera Phi 235/35/R20 belakang, mengurangi nilai keeleganannya.

Untungnya, Air Sus merek Cruz Air berkonfigurasi 4 titik sudah dilengkapi remote control memberikan keunikan tersendiri. Cukup dengan menekan tombol, maka ketinggian mobil bisa disetel sesuai keinginan.

Trus, "Pintunya (saat kontes) pakai sistem pneumatic untuk mekanisme buka tutupnya," kata Herry. Namun saat pemotretan, sistem pnematic dicopot dan diganti standar. Akibatnya, ada beberapa switch di dasbor jadi menganggur.

Ubahan yang dilakukan Herry banyak memakai pernaik-pernik dari D.A.D Garson. Tampak mulai dari emblem, exhaust guidepipe, safety belt, pedal set dan lainnya. Untuk mengimbangi kemewahan D.A.D, Herry melapis sekujur panel interior dengan kristal Swarovsky yang ditempel secara manual. (Angga Raditya)

Editor: Bastian

Sumber :

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Merek Daewoo Diganti Menjadi Chevrolet

Posted: 20 Jan 2011 10:34 AM PST

Kamis, 20 Januari 2011 | 18:34 WIB

GM

Chevrolet Camaro dipasarkan di Korea Selatan dengan merek Chevrolet

SEOUL, KOMPAS.com - Produk General Motors yang dijual di Korea Selatan, Daewoo, berganti nama menjadi Chevrolet . Hal itu mulai berlaku sejak kemarin. Demikian diumumkan oleh General Motors melalui situs media.gmcom. Anak perusahaan GM di negara tersebut, yaitu GM Daewoo Auto & Technology Co (GM Daewoo) juga berubah menjadi Chevrolet.   

Dijelaskan, tujuan mengganti nama adalah untuk meningkatkan penjualan GM di negara tersebut. Untuk itu, seluruh produk baru yang diperkenalkan di Korea langsung menggunakan merek Chevrolet. Sedangkan nama perusahaan berubah dari GM Daewoo menjadi GM Korea Co.

"Ini strategi penting menciptakan merek baru untuk memperkuat komitmen kami di Korea, salah satu negara dengan penjualan terbesar GM," ungkap Mike Arcamone, Presiden dan CEO of GM Daewoo. "Kami tidak bisa diam dan harus memperkenalkan Chevrolet di Korea."

Sebelum memutuskan mengganti nama, GM telah melakukan riset pasar.Ternyata konsumen Korea Selatan menerima kehadiran merek Chevrolet. "Ini merupakan kesempatan tumbuh. Membuat kemampuan kami bersaing makin tinggi.  Pasalnya, dengan menghadirkan merek baru, pilihan konsumen bertambah banyak," lanjut Aracmone.

Untuk itu pula, tahun ini, GM mulai melakukan kampanye paling agresif di Korea Selatan dengan memperkenalkan delapan model baru menggunakan nama Chevrolet. Model yang akan dipasarkan di Korea Selatan termasuk Camaro, Orlando dan Aveo. Sementara itu, GM Korea tetap dipertahankan dan hanya memasarkan Cadillac.

Chevrolet yang didirikan oleh pembalap kelahiran Swiss, Louis Chevrolet dan, tahun ini merayakan ulang tahun ke-100. Merek ini memberikan sumbangan 53 persen dari bisnis global GM.

Penulis: Zulkifli BJ
Editor: Zulkifli BJ

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Tenaga Mobil Drop, Sehat Dalam 1 Jam

Posted: 20 Jan 2011 09:43 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com - Performa mobil turun, jangan keburu panik. Salah satu penyebabnya, mungkin kondisi internal mesih sudah kotor dengan timbunan kerak pada ruang mesin akibat rendahnya kualitas bahan bakar. "Akibat kualiatas BBM yang rendah membuat proses pembakaran jadi tidak optimal," jelas Baskoro, service advisor Honda megatama, kalimalang, Jakarta Timur.

Mengilangkan kotoran atau kerak di dalam mesin dapat dilakukan sendiri menggunakan cairan seperti carbon cleaner. Agar kondisi internal mesin tetap terjaga, sebaiknya setiap 10-20 ribu km dibersihkan dengan cairan pembersih.

Kalau Anda punya waktu dan ingin melakukannya, ikuti langkah-langkah ini

1. Carbon cleaner tersedia di toko-toko aksesori dan beragam merek dengan rentan harga Rp40-Rp75 ribu.

2. Mesin dalam keadaan dingin, hidupkan sekitar 10 menit agar suhu meningkat. Saat ingin menyemprot cairan pembersih, pastikan suhu udara tidak terlalu panas.

3. Saringan udara dilepas sekalian dibersihkan dengan disemprotkan pakai angin dari kompresor atau dicuci. Kemudian buka busi, juga dibersihkan pakai sikat kawat halus.

4. Semprotkan cairan carbon cleaner ke mulut intake udara dan lubang busi secara merata. Lalu diamkan 10 menit agar kotoran dapat lepas dengan sendirinya. jika sudah cukup, pasang kembali busi. Cara lain, "Bisa dengan menstarter mobil saat busi belum terpasang, maka kotoran akan ke luar dan tinggal dilap dengan kain bersih," papar Sugiharto dari bengkel Autotech, Pasar Mobil Kemayoran, Jakarta Pusat.

5. Setelah busi terpasang, nyalakan mesin. Jangan kaget atau panik jika hidupnya agak susah atau mesin lama baru mau hidup. Jika sudah hidup tekan pedal gas antara 4.000-5.000 rpm, dari ujung knalpot keluar asap putih.

6. Saat mesin hidup, semprotkan cairan pembersih pada mulut intake agar dapat membersihkan lebih sempurna. Saat menyemprot cairan jangan sampai mesin mati, jadi putaran mesin dinaikkan.

7. Pastikan asap putih dari ujung knalpot hilang, setelah itu baru pasang kembali saringan udara.

8. Disarankan untuk dibawa jalan untuk mencoba khasiatnya. (Pratomo)

Loading...

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Diposkan oleh iwan di 15.02  

0 komentar:

Poskan Komentar