“Bensin Sintetik, Rp 3.500 Per Liter” plus 2 more

Senin, 31 Januari 2011

“Bensin Sintetik, Rp 3.500 Per Liter” plus 2 more


Bensin Sintetik, Rp 3.500 Per Liter

Posted: 31 Jan 2011 12:52 PM PST

Senin, 31 Januari 2011 | 20:52 WIB

gizmag.com

Stephen Voller memperlihatkan bensin sintetik dalam bentuk kapsul (kiri) dan strukturnya dalam ukuran nano (kanan)

OXFORD, KOMPAS.com — Di tengah gencarnya tren perubahan alat mobilitas di seluruh dunia, dari mobil bensin ke mobil listrik, muncul harapan baru untuk mesin konvensional, yaitu ditemukan bensin sintetik. Hebatnya lagi, bensin sintetik ini lebih murah dibandingkan dengan hasil tambang, hanya Rp 3.500 per liter (1,50 dollar AS per galon).

Kelebihan lain, bensin ini bisa langsung digunakan pada mesin bensin sekarang tanpa perubahan dan tidak menimbulkan emisi karbon. Nah, tentu saja bisa dibayangkan, harapan produsen mesin konvensional bisa hidup lagi setelah terancam mobil listrik.

Bensin sintetik tersebut ditemukan oleh sebuah perusahaan asal Inggris, Cella Energy. Teknologinya dikembangkan dari material yang disebut complex hydrides. Pengembangan bensin sintetik ini telah berlangsung empat tahun  dalam program sangat rahasia di laboratorium terkenal, Rutherd Appleton Laboratory, dekat Oxford, Inggris.

Menurut Stephen Voller, CEO Cella Energy, bensin sintetik ini memiliki kandungan energi sangat tinggi dan dikemas seperti kapsul dengan teknik nanostruktur yang disebut coaxial electrospraying.

"Kami telah mengembangkan bahan bakar mikrobutiran baru yang dapat digunakan pada mesin yang sebelumnya menggunakan bensin. Dapat digunakan tanpa harus memodifikasi mesin," papar Voller.

Dia menambahkan, karena berasal dari hidrogen, pembakarannya tidak menghasilkan emisi karbon. Riset untuk menemukan bensin ini dipimpin Profesor Stephen Bennington bekerja sama dengan para ilmuwan dari Universitas College London dan Universitas Oxford.

"Teknologi kami berasal dari material yang disebut complex hydrides, yaitu hidrogen. Dikemas seperti kapsul dengan proses unik (dipatenkan). Karena itu, penyimpanan dan penanganannya lebih mudah dan aman dibandingkan dengan bensin yang digunakan sekarang," ujar Bennington yang menjadi Kepala Riset Cella Energy.

Penulis: Zulkifli BJ
Editor: Zulkifli BJ
gizmag

Sumber :

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Audi Rakit A4 dan A6 di Indonesia pada 2015

Posted: 31 Jan 2011 11:50 AM PST

Senin, 31 Januari 2011 | 19:50 WIB

Audi AG

Audi A4 akan dirakit di Indonesia

Audi AG

A6 mobil mewah Audi sekelas dengan BMW Seri 5 dan Mercedes-Benz E-Class segera dirakit di Indonesia

INGOLSTADT, KOMPAS.com Audi AG dari markas besarnya di Ingolstadt, Jerman, Senin (31/1/2011) sore ini, mengumumkan akan merakit Audi A4 dan A6 di Indonesia, tepatnya Jakarta, pada 2015 dengan produksi 2.700 unit per tahun. Tujuannya adalah memperkuat posisi Audi di Asia Tenggara.

Untuk merakit kedua model tersebut, Audi bekerja sama dengan Indomobil dan PT Garuda Mataram Motor. Audi A4 yang dirakit di Indonesia menggunakan mesin1,8 liter TFSI dan A6 dengan mesin 2,0 liter TFSI. Komposisi model yang dirakit adalah 2.000 unit A4 dan sisanya A6. Kedua model  dipasarkan untuk konsumen Indonesia.

Audi ingin mempercepat langkahnya di ASEAN. "Setelah melakukan hal yang sama di China dan India, sekarang kami menemukan mitra merakit Audi di Indonesia," kata Frank Dreves, anggota Dewan Manajemen Produksi Audi AG.

Dia menjelaskan, keputusan Audi  itu didasarkan pada pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tertinggi di ASEAN. "Kami ingin berkontribusi pada pertumbuhan tersebut," lanjut Dreves. Untuk itu, Audi akan menambah jaringan penjualan dan layanannya di Indonesia.

Tampaknya Audi tidak mau kehilangan kesempatan, terutama pada pasar mobil mewah. Diperkirakan pertumbuhan segmen mobil mewah di Indonesia akan meningkat dua kali lipat dalam lima tahun mendatang.

Penulis: Zulkifli BJ
Editor: Zulkifli BJ

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Renault Jual Ban Sendiri

Posted: 31 Jan 2011 09:04 AM PST

Senin, 31 Januari 2011 | 17:04 WIB

Renault

Motrio ban mobil milik Renault

LONDON, KOMPAS.com - Renault SA meluncurkan produk baru, Motrio Impulsion dan Impulsion + (plus) di Inggris. Eits.. nanti dulu! Ini bukan mobil melainkan ban mobil yang dijual di seluruh jaringan Renault di Eropa, mulai besok (1 Februari 2011) 

Renault sebenarnya sudah mulai memasarkan Motrio di Eropa sejak 1998, hanya b ukan berupa ban tapi komponen purna jual (after sales) seperti aki, oli mesin, karet wiper dan kampas rem. Untuk ban sendiri baru diluncurkan Januari 2010.

Renault menyatakan, desain ban baru menawarkan performa tinggi, baik pada kondisi jalan basah atau kering dan sudah lolos spesifikasi standar prinsipal yang ketat dalam hal kualitas. Motrio Impulsion memaksimalkan kenyamanan berkendara khususnya untuk kendaraan kecil seperti Twingo dan Clio. Sedangkan Impulsion+ memenuhi kebutuhan kendaraan sporty .

"Setelah service berkala, penggantian ban menjadi hal terpenting kedua bagi konsumen datang ke bengkel. Produk ban kami (Motrio) menawarkan kualitas terjamin sesuai standar Renault, harganya kompetitif sehingga pas di kantung," ujar Mark Crockett, Direktur Kualitas dan Servis Renault Inggris, seperti dilansir mychinaviews, hari ini (31/1/).

Penulis: Agung Kurniawan
Editor: Bastian

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Diposkan oleh iwan di 15.04  

0 komentar:

Poskan Komentar