“Tinggalkan China, Suzuki Serius di India” plus 2 more

Senin, 13 Desember 2010

“Tinggalkan China, Suzuki Serius di India” plus 2 more


Tinggalkan China, Suzuki Serius di India

Posted: 13 Dec 2010 11:21 AM PST

Senin, 13 Desember 2010 | 19:21 WIB

CARFANS2012

CHINA, KOMPAS.com — Sementara prinsipal mobil di dunia berlomba-lomba mengeruk pasar di China dengan menjalin kerja sama, Suzuki malah cabut alias menutup kantornya di Shanghai. Pasalnya, kerja sama dengan perusahaan lokal Changan Auto tidak mulus. Selain juga dipicu penjualan yang buruk, terutama pada model Kizashi yang diharapkan bisa menghasilkan keuntungan besar. Demikian dilaporkan oleh gasgoo.com, Senin (13/12/2010).

Cabut dari China, Suzuki memilih memberi perhatian lebih untuk pasar di negara berkembang seperti India. Negeri Sari dijadikan fondasi untuk pasar ekspor yang besar.

November lalu, perwakilan Suzuki India meminta dukungan pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur. Tujuannya, memungkinkan perusahaan-perusahaan yang ingin memperluas bisnis mereka untuk melakukan investasi agar mencapai tujuannya.

"Untuk Eropa, Afrika, dan Asia Barat (Timur Tengah), kami melihat India sebagai pusat ekspor," ungkap SMC Chairman Osamu Suzuki pada Nikkei Business Summit. Jadi, lanjut Suzuki, kami ingin memosisikan India sebagai pusat ekspor dan pelabuhan terpenting. Jadi, kami ingin minta bantuan pemerintah setempat untuk memperbaiki sektor tersebut.

Penulis: Sabastian
Editor: Bastian

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

14 Tanda Audio Mobil Bermasalah

Posted: 13 Dec 2010 10:17 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com — Sistem audio mobil yang di dalamnya terdapat komponen elektronika dan instalasi pasti mengalami proses penurunan kualitas. Bahkan, bukan tidak mungkin terjadi kerusakan pada bagian itu akibat cara pakai yang kurang tepat sampai kelemahan pada produknya sendiri.

Ada 14 tanda yang bisa dikatakan masalah pada sistem audio, seperti disampaikan Andreas Tjahjadi (instalatur Audio Plus di Jakarta Barat), Erwin (instalatur Radius Mobile Works), dan Hongyono Chandra (instalatur audio Prisma di Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan).

1. Tegangan aki drop karena kapasitas air aki berkurang. Masalah itu bisa juga terjadi karena terminal pengisian (ground) longgar atau pengisiannya kurang. Akibatnya, suplai listrik terganggu.

2. Terminal/kepala aki berkerak menyebabkan kurangnya tegangan dan bisa bikin sistem terganggu. Selain itu, sekring utama (main fuse) meleleh karena pengaruh panas kompartemen mesin akibat bagian pelindung yang juga meleleh.

3. Kerusakan pada pemutar CD. Hal ini ditandai dengan proses membaca CD yang agak lama, bahkan cenderung diam (atau skip) sebelum masuk ke track lagu. Masalah tersebut dipicu pemakaian CD yang ketebalannya tidak sesuai standar.

4. Tombol volume. Head unit kadang berfungsi, kadang tidak. Jika demikian, maka hal itu ditengarai oleh adanya kabel fleksibel yang putus di dalam.

5. Kabel ground RCA putus di bagian dalam head unit. Ini membuat gejala storing (noise) muncul dari speaker.

6. Bunyi sember (kresek-kresek) di speaker. Ada kotoran masuk di antara voice coil dan magnet.

7. Suara pincang. Suara lebih berat ke salah satu sisi karena salah satu speaker midrange atau tweeter mati. Penyebabnya, solderan pada konektor speaker terlepas.

8. Speaker berasap. Ada hubungan pendek arus listrik antara kabel speaker (karena sambungan berkarat) ke ground sehingga voice coil panas. Seperti kita ketahui, bila terjadi korsleting pada speaker, kondisi ini akan memengaruhi kinerja power, bahkan menyebabkan malafungsi power amplifier jika tidak dilengkapi short circuit protection.

9. Kerusakan tweeter. Dalam hal ini, nada high lama-kelamaan menjadi clip (sember). Masalah tersebut bisa terjadi karena faktor cuaca akibat perangkat sering tersorot sinar matahari. Kondisi tersebut dapat membuat diafragma tweeter menjadi getas.

10. Subwoofer mati total karena voice coil terbakar akibat overpower.

11. Distorsi. Hal ini biasanya muncul pada subwoofer ketika berbarengan dengan bunyi bass. Soal satu ini muncul karena suspensi subwoofer sudah lemah atau ada kotoran di antara voice coil dan magnet.

12. Kerusakan pada potensiometer di power menyebabkan suara di speaker berat sebelah.

13. Timbul suara "jedug" saat sistem difungsikan atau dimatikan. Ini terjadi karena ada kerusakan pada komponen power.

14. Karena ada kerusakan pada power, bagian konus pada speaker "melotot" ketika sistem difungsikan. Artinya, yang keluar dari power adalah arus DC (seharusnya AC). Ini lantaran solderan pada papan PCB kendor atau bisa juga disebabkan kotoran yang menempel. (Rahmat Sadeli)

Loading...

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Toyota Yakin Kuasai 37 Persen Pasar Mobil 2010

Posted: 13 Dec 2010 09:02 AM PST

Senin, 13 Desember 2010 | 17:02 WIB

KOMPAS.COM/SABASTIAN

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Toyota Astra Motor (TAM) merasa yakin mampu menguasai 37 persen pangsa pasar ritel mobil di Indonesia pada 2010. Meski hingga November ini, TAM sudah meraup 38,1 persen di sektor ritel. Tapi total persentase itu ada kemungkinan bisa turun, namun tidak melewati target yang 37 persen.

Mengacu data penjualan yang diterima Kompas.com, hingga 11 bulan pertama 2010, Toyota berhasil menjual 255.986 unit atau menguasai 38,1 persen dari total pasar ritel 671.764 unit. Wholesalenya mencapai 257.220 unit (37 persen) dari 694.649 unit. Sedangkan penjualan ritel rata-rata per bulan dicapai 20.000-an unit.

"Kalau bulan terakhir ini Toyota menjual 20.000 unit, 37 persen (ritel) sudah ditangan. Artinya, target awal kami (awal tahun) di atas 35 persen sudah tercapai," jelas Direktur Pemasaran TAM Joko Trisanyoto di Sentul, Jawa Barat, Sabtu (11/12/2010).

Joko memprediksi, jika ditambahkan rata-rata penjualan bulanan tahun ini sekitar 60.000an maka penjualan wholesales sampai Desember akan menembus 750.000 unit dan ritel 730.000 unit.

"Kalau Toyota kan tidak, wholesales dan ritelnya tak terpaut jauh. Pasalnya stok kita lagi habis sekarang ini," jelas Joko.

Penulis: Agung Kurniawan
Editor: Bastian

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Diposkan oleh iwan di 15.01  

0 komentar:

Poskan Komentar