“Ingin "Racing Look" Malah Jadi Ular Pohon” plus 2 more

Selasa, 21 Desember 2010

“Ingin "Racing Look" Malah Jadi Ular Pohon” plus 2 more


Ingin "Racing Look" Malah Jadi Ular Pohon

Posted: 21 Dec 2010 11:29 AM PST

Selasa, 21 Desember 2010 | 19:29 WIB

MOTOR PLUS/ADE

Batok lampu bagaikan kepala ular. Tameng mirip tulang iga

MOTOR PLUS/ADE

Cover CVT berlubang-lubang

MOTOR PLUS/ADE

Spidometer pakai punya Jupiter-Z yang sudah di custom. Buritan lebih sporty

DENPASAR, KOMPAS.com — Kelamin Yamaha Mio ini telah dioperasi, dari skutik, tampilannya kini jadi seperti bebek. Yang menarik, jika dilihat dari samping, ia bagaikan ular pohon yang siap menyerang lawan. Padahal, konsep awalnya adalah racing look. Sang modifikator pun kaget setelah motor ini jadi.

"Kami merancangnya dengan maksud racing look, eh ternyata hasilnya malah seperti ini," kekeh Made Ambara, pemodifikasi kondang asal Denpasar, Bali.

Sosok binatang melata ini kental pada batok lampu yang diambil dari Yamaha Tiara. Batoknya sedikit dibentuk sehingga lebih misterius dan jadinya mirip kepala ular.

Untuk peredam kejut depan, ia memakai produk variasi yang posisinya lebih ditegakkan. Sementara itu, seluruh bodi dibuat ulang dengan patokan tidak merusak rangka. "Hanya memapas sedikit saja di bagian belakang sebab ingin bodi yang lebih pendek," papar Made.

Beberapa bagian bodi diberi kisi-kisi angin untuk menunjang konsep racing tadi. Ini dibuat guna memberikan udara yang cukup untuk mendinginkan mesin. Akhirnya, bagian itu jadi mirip sisik ular. Supaya "Si Ular" terkesan ramping dan gesit, dipilihlah setang variasi model drag. (Nurfil)

Editor: Bastian

Sumber :

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Miniatur Motor Kuno Berharga Ratusan Juta Rupiah

Posted: 21 Dec 2010 10:30 AM PST

NEW YORK, KOMPAS.com — Miniatur-miniatur sepeda motor kuno ini adalah koleksi almarhum Malcom Forbes, anak pendiri majalah Forbes di Amerika Serikat. Ukurannya 1-12 inci yang dibuat tahun 1920-an. Harganya, ketika belum lama ini dilelang di Sotheby, New York, AS, mencapai 15.000 dollar AS atau sekitar Rp 135,6 juta.

Seperti tampak pada gambar, ada miniatur sespan bergaya Perancis bercat merah dan silver dengan tulisan "Auto-Cycle Paris" pada salah satu sisi gandengan itu. Ada lagi yang paling tua, sespan sepeda bermesin berwarna coklat berbahan nikel, lengkap dengan ban karet. Lalu, ada juga dua sepeda motor beroda tiga sebagai pengangkut barang yang disebut Wyandotte Humphrey Mobile dan Wyandotte Easter Bunny.

Keempat miniatur ini tergabung dalam semua koleksi lain Malcom, seperti miniatur replika kapal laut Lusitania sepanjang 1 meter yang diproduksi pada 1915 seharga 194.000 dollar AS (Rp 1,75 miliar). Selain itu, terdapat berbagai koleksi mainan lain, seperti kendaraan-kendaraan perang merek Jepang, seperti Alps, Bandai, Linemar, San, Matsudaya, Nomira, Yone, juga produksi Eropa, yakni Marx dan Hubley.

Semua koleksi mainan Malcom terjual dengan harga spektakuler, yaitu menyentuh angka 2,3 juta dollar AS (sekitar Rp 20,79 miliar). Nilai ini sekaligus membuktikan, hobi mengoleksi mainan merupakan aset.

Loading...

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Honda Sumbang Puluhan Motor untuk Praktikum

Posted: 21 Dec 2010 10:13 AM PST

Selasa, 21 Desember 2010 | 18:13 WIB

AHM

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Astra Honda Motor (AHM) menyumbangkan 81 sepeda motor kepada 26 sekolah menengah kejuruan dan perguruan tinggi yang tersebar di Indonesia sebagai alat praktikum. Penyerahan donasi dilakukan secara simbolis di Plant III AHM, Cikarang, kepada dewan guru perwakilan sekolah menengah kejuruan dan perguruan tinggi, Senin (20/12/2010).

Kristanto, Head of Corporate Communication AHM, mengatakan bahwa perusahaan berkomitmen selalu berkontribusi meningkatkan kualitas pendidikan, terutama yang terkait dengan teknologi di bidang otomotif. "Pendidikan merupakan salah satu fokus CSR (corporate social responsibility) kami, selain lingkungan dan keselamatan berkendara atau safety riding," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (21/12/2010).

Untuk perguruan tinggi, AHM mendonasi Institut Teknologi Bandung dan Universitas Gadjah Mada. Di dua perguruan tinggi ini, sepeda motor Honda akan dijadikan alat untuk penelitian tentang teknologi sepeda motor Honda di kalangan mahasiswa.

Sebelum ini, AHM sudah menyumbangkan 66 motor yang sebagian diperuntukkan bagi pengembangan Laboratorium Otomotif Honda di beberapa SMK. Dengan demikian, sepanjang tahun 2010, AHM telah mendonasikan 147 unit.

Penulis: Agung Kurniawan
Editor: Bastian

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Diposkan oleh iwan di 15.02  

0 komentar:

Poskan Komentar