“Havana, Surga Pecinta Mobil Klasik” plus 2 more

Rabu, 29 Desember 2010

“Havana, Surga Pecinta Mobil Klasik” plus 2 more


Havana, Surga Pecinta Mobil Klasik

Posted: 29 Dec 2010 07:35 AM PST

Rabu, 29 Desember 2010 | 15:35 WIB

autocar

Mobil klasik era 1950-1960an di Havana, Kuba

autocar

HAVANA, KOMPAS.com — Havana terkenal dengan cerutu dan cerita perjuangan tokoh revolusi Che Guevara. Tapi, ketika Anda mendatangi ibu kota Kuba itu, ada pemandangan unik. Negeri yang sempat dipimpin Fidel Castro (sekarang adiknya, Raul Castro) merupakan surga pencinta mobil-mobil klasik ala muscle car asal Amerika Serikat yang tenar pada era 1950-1960.

Sebut saja Chevrolet Bel Air, Buick Rivera, Chevrolet Biscayne, Ford Galaxie, atau Mercury Monterey, semuanya setiap hari berlalu lalang di jalan-jalan utama Havana. Menariknya, mobil-mobil berbodi gambot itu digunakan sebagai taksi untuk mengantar turis keliling kota.

Beberapa kendaraan koleksi ini mendapatkan sentuhan modifikasi ala hot rod. Ada juga yang masih mempertahankan orisinalitas seperti velg, spion, sampai emblem sama seperti bawaan pabrik.

"Saya mendengar mobil-mobil di Havana sangat spesial. Kalau Anda penggemar mobil era 1950-an, Havana menjadi ibu kotanya," ujar Stan Papior, seorang turis yang juga wartawan Autocar Inggris, dan tengah melancong ke tempat ini.

Nah, bagi Anda maniak mobil klasik dan tengah memburu bahan untuk dijadikan koleksi, pastikan diri untuk berkunjung ke Havana. Tentunya dalam perjalanan Anda perlu bantuan pemandu lokal untuk urusan tawar-menawar. Selamat mencoba!

Penulis: Agung Kurniawan
Editor: Bastian
autocar

Sumber :

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Penjualan Mobil di Thailand Mendekati 800.000 Unit

Posted: 29 Dec 2010 07:07 AM PST

BANGKOK, KOMPAS.com — Tahun ini, Thailand kembali mengukuhkan diri sebagai negara paling hebat dalam penjualan mobil di Asia Tenggara. Kendati tahun 2010 belum habis, jika melihat total penjualan mobil di negara tersebut sampai akhir November 2010 telah mencapai 707.235 unit, maka tahun ini jumlahnya diperkirakan mendekati 800.000 unit. Seperti Indonesia, penjualan tahun ini juga merupakan rekor baru di negara tersebut.

Pada November lalu, penjualan mobil di Negeri Gajah Putih mencapai 78.874 unit. Angka ini juga merupakan rekor penjualan bulanan. Nah berdasarkan penjualan dalam tiga bulan terakhirterutama Oktober dan Novemberpara pengamat dan pelaku bisnis mobil di negara tersebut yakin, penjualan di Thailand akan mendekati angka 800.000 unit.

Di Indonesia, para pelaku bisnis mobil hanya meramalkan penjualan 730.000 unit. Bahkan, kalau melihat gencarnya promosi akhir tahun untuk wholesale, maka jumlahnya diperkirakan mencapai 750.000 unit. Sampai November, total penjualan mobil di Indonesia 671.764 unit untuk ritel dan 694.649 unit wholesale.

Menurut Bangkok Post, penjualan mobil di Thailand dari Januari-November 2010 sudah melewati rekor pada 2005, yaitu 703.433 unit. Dijelaskan pula, akselerasi penjualan mobil di Thailand pada kuartal keeempat 2010 ini terjadi karena banyaknya peluncuran model baru dan insentif pajak dari pemerintah.

Toyota top
Seperti di Indonesia, Toyota juga mendominasi penjualan di Thailand. Menurut Toyota, pada November 2010, penjualannya naik 39,3 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Pada bulan lalu, Toyota berhasil menjual 33.650 unit. Merek lain yang mengaku memperoleh penjualan terbaik pada bulan November adalah Ford, 2.131 unit.

Sampai akhir November, Toyota telah menjual 288.837 unit atau menguasai 40,8 persen dan kemungkinan secara total bisa mencapai 300.000 unit untuk 2010. Sementara itu, di Indonesia, Toyota pada tahun ini berprediksi bahwa mereka bisa menjual 275.000 unit. Sampai akhir November lalu, Toyota telah menjual 256.917 unit (wholesales).

Tiga besar penjualan di Thailand berikutnya adalah Isuzu 19,1 persen dan Honda 14,4 persen. Ketiga merek tersebut masuk dalam tiga besar di Thailand. Sisanya, Nissan (6,8 persen), Mitsubishi (4,8 persen), Mazda (4,4 persen), Chevrolet (2,4 persen), Ford (1,5 persen) dan Hino (1,2 persen). Sebagai pembanding, tahun lalu penjualan pada periode yang sama mencapai 476.768 unit. Hal ini berarti penjualan mobil di Thailand naik 48,3 persen. Pergeseran pun terjadi. Level penjualan mobil penumpang telah melewati level penjualan pikap di negara tersebut.

Sementara  itu, menurut laporan Honda untuk November, segmen sub-kompak (B-segment) didominasi oleh Toyota Vios (7.200 unit), Honda City (4.878), Honda Jazz (1.503), Toyota Yaris (1.041), dan Mazda2 (846 unit).

Loading...

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Mercedes-Benz B-Class "Made In" China

Posted: 29 Dec 2010 06:06 AM PST

Rabu, 29 Desember 2010 | 14:06 WIB

CARSCOOP

CARSCOOP

CARSCOOP

BEIJING, KOMPAS.com - Beijing Automotive Industry Holding Corporation atau lebih dikenal BAIC baru saja meluncurkan hatchback BC301Z dan sedan BC302Z  ke pasar domestik. Menariknya, kedua kendaraan tersebut Mercedes-Benz versi China yang diambil dari model B-Class.

Terutama untuk BC 301Z  yang bentuknya "plek" dengan B-Class.  Mulai dari bentuk bodi, grill depan, lampu, bemper sampai masuk ke dashboard.

Sepertinya, kerjasama  dengan BAIC membuat Mercedes-Benz mengizinkan produsen lokal tersebut "mencuri" teknologi maupun desain produk Jerman.

Tampilan luar boleh saja sama, tapi jeroan pasti beda. BAIC belum bisa menyaingi perkembangan industri mesin yang dimiliki Mercedes. Untuk menyuplai kedua model, BAIC membeli dari Mitsubishi berupa mesin bensin 1,3 liter dengan transmisi manual 5-percepatan dan 1,5 liter  bertransmisi CVT  (continuously variable transmission/CVT).

Penulis: Agung Kurniawan
Editor: Bastian
carscoop

Sumber :

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured site: So, Why is Wikileaks a Good Thing Again?.

Diposkan oleh iwan di 15.01  

0 komentar:

Poskan Komentar