“Kejutan F1 Brasil, Nico Hulkenberg Start Terdepan” plus 3 more

Sabtu, 06 November 2010

“Kejutan F1 Brasil, Nico Hulkenberg Start Terdepan” plus 3 more


Kejutan F1 Brasil, Nico Hulkenberg Start Terdepan

Posted: 06 Nov 2010 05:33 PM PDT

INTERLAGOS, KOMPAS.COM - Kejutan besar terjadi dalam sesi kualfikasi F1 Brasil di sirkuit Interlagos, Sabtu (Minggu dini hari di Indonesia). Di luar dugaan Nico Hulkenberg dari tim Williams berhasil menempatkan diri start paling depan dalam balapan penutup dan sekaligus penentu juara dunia.

Pebalap asal Jerman itu mematahkan waktu para pebalap seniornya yang rata-rata mencatat waktu 1 menit 15 detik berhasil dipertajamnya menjadi 1:14,470 detik. Hasil itu dibuatnya dalam masa injury time dan mempertajam rekor tercepatnya sendiri yang sebelumnya dibuat 1:15,462 detik.

Komentator F1 sampai mengucapkan "amazing young German takes pole position for tommorow's Brazilian Grand Prix". Dirinya tercatat pebalap termuda keenam berhasil menempati posisi start terdepan. Setelah sebelumnya dibuat oleh Vettel,Alonso, Barrichello, Hamilton dan Andrea de Cesaris.

Di belakang pebalap Williams itu adalah Vettel dan Webber. Tampaknya, calon juara dunia Alonso harus melakukan start yang baik dengan berada di urutan ke lima. Paling tidak, dirinya harus berada di depan kedua pebalap Red Bull.

Kualifikasi 1 (Q1) : Gerimis
Banyak pebalap memilih ban  INTERMEDIATE lantaran kondisi yang masih basah akibat hujan sebelumnya. Bahkan ketika sisa waktu tinggal tiga menit, gerimis ringan mulai turun.

Dua mobil Red Bull yang sudah mencatat waktu terbaik dengan hasil 1 menit 19,025 dan Vettel 1:19,160 memilih untuk mendekam di pit. Sementara Hamilton mengeluhkan daya cengkeram bagian belakang kurang.

Di luar dugaan, Alonso di masa injury time berhasil mempertajam waktu Webber menjadi 1:18,897 detik. Sementara rekan setimnya, Massa berada di urutan ke lima.

Q2:Button tak lolos
Sesi kedua dengan waktu 15 menit, terjadi kejutan dengan tidak lolosnya Button ke Q terakhir. Ia tampak sedikit bermasalah dengan setelan mobil yang dikeluhkannya kemarin dalam latihan.

Babak ini dikuasai Red Bull dengan Webber sebagai yang tercepat dan Vettel kedua. Sementara Alonso tampak kurang puas dengan hasil tercepat ketujuh dan masih lebih baik rekan setimnya Massa yang berada di depannya.

Q3:Cuaca cerah
Alonso dan Hamilton melakukan spekulasi dengan memakai ban kompon lunak. Malah ketika baru satu lap, Hamilton minta diganti dengan intermediate.

Hasil Kualifikasi
1. Hulkenberg              Williams-Cosworth        1:20.050    1:19.144     1:14.470
2. Vettel                       Red Bull-Renault           1:19.160    1:18.691      1:15.519
3. Webber                   Red Bull-Renault            1:19.025    1:18.516      1:15.637
4. Hamilton                McLaren-Mercedes         1:19.931    1:18.921      1:15.747
5. Alonso                    Ferrari                             1:18.987   1:19.010      1:15.989
6. Barrichello            Williams-Cosworth          1:19.799    1:18.925     1:16.203
7. Kubica                    Renault                            1:19.249    1:18.877     1:16.552
8. Schumacher            Mercedes                         1:19.879    1:18.923     1:16.925
9. Massa                     Ferrari                             1:19.778     1:19.200    1:17.101
10. Petrov                  Renault                             1:20.189     1:19.153    1:17.656
11. Button                  McLaren-Mercedes          1:19.905     1:19.288
12. Kobayashi             Sauber-Ferrari                1:19.741    1:19.385
13. Rosberg               Mercedes                         1:20.153     1:19.486
14. Alguersuari          Toro Rosso-Ferrari          1:20.158    1:19.581
15. Buemi                  Toro Rosso-Ferrari         1:20.096     1:19.847
16. Heidfeld               Sauber-Ferrari                1:20.174     1:19.899
17. Liuzzi                  Force India-Mercedes      1:20.592     1:20.357
18. Sutil                     Force India-Mercedes     1:20.830
19. Glock                  Virgin-Cosworth             1:22.130
20. Trulli                   Lotus-Cosworth             1:22.250
21. Kovalainen          Lotus-Cosworth             1:22.378
22. di Grassi             Virgin-Cosworth             1:22.810
23. Klien                   HRT-Cosworth               1:23.083
24. Senna                  HRT-Cosworth               1:23.796

Loading...

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Stoner "Pole Position", Pedrosa Tampil Lagi

Posted: 06 Nov 2010 02:08 PM PDT

Sabtu, 6 November 2010 | 21:08 WIB

AFP/JAVIER SORIANO

VALENCIA, KOMPAS.COM - Ambisi Casey Stoner memenangkan balapan seri pamungkas di Valencia, Minggu (7/11/2010), tinggal selangkah lagi. Peluangnya sangat terbuka setelah dalam sesi kualifikasi pebalap Ducati itu berhasil menempatkan diri start paling depan.

Keberhasilan Stoner berkat catatan waktu terbaiknya 1 menit 31,799 detik yang diciptakannya pada menit ke-38 atau tujuh menit terakhir. Padahal, sebelum itu (tepatnya menit ke-32) dirinya sempat kehilangan kontrol. Beruntung tidak terjatuh, sehingg ia dapat mengukir wakter tercepat.

Tempat kedua diduduki juara dunia MotoGP 2010, Jorge Lorenzo. Posisi pole position sementara sempat digenggamnya, namun jelang terakhir justru Stoner dapat merebutnya.

Kejutan dibuat rookie Marco Simoncelli. Pebalap tim satelit Gresini ini menyodok di urutan ketiga dan berada di depan Valentino Rossi yang harus puas start dari baris kedua (urutan keempat).

Pebalap Honda Dani Pedrosa sudah tampil, tapi belum maksimal. Andalan tim Honda itu berada di urutan ke delapan. Tampaknya ia ngotot ingin tampil agar bisa mempertahankan peringkat dua dunia.

Kini dengan total 236 angka, dirinya masih unggul 19 angka dengan The Doctor (Rossi). Dengan catatan Rossi Rossi minimal harus finish kedua dan Dani tidak mendapat poin.

Hasil kualifikasi
1. Casey Stoner                       Ducati                         1m31.799s
2. Jorge Lorenzo                    Yamaha                        1m32.130s + 0.331s
3. Marco Simoncelli              Gresini Honda             1m32.244s + 0.445s
4. Valentino Rossi                  Yamaha                      1m32.330s + 0.531s
5. Nicky Hayden                      Ducati                        1m32.422s + 0.623s
6. Ben Spies Tech 3                Yamaha                      1m32.566s + 0.767s
7. Colin Edwards Tech 3        Yamaha                       1m32.579s + 0.780s
8. Dani Pedrosa                      Honda                          1m32.603s + 0.804s
9. Andrea Dovizioso              Honda                          1m32.886s + 1.087s
10. Marco Melandri               Gresini Honda              1m32.917s + 1.118s
11. Randy de Puniet               LCR Honda                  1m32.925s + 1.126s
12. Aleix Espargaro                Pramac Ducati            1m33.085s + 1.286s
13. Hector Barbera                Aspar Ducati                1m33.170s + 1.371s
14. Loris Capirossi                Suzuki                          1m33.339s + 1.540s
15. Hiroshi Aoyama                Interwetten Honda      1m33.343s + 1.544s
16. Carlos Checa                      Pramac Ducati          1m33.499s + 1.700s
17. Alvaro Bautista                Suzuki                         1m33.515s + 1.716s

Penulis: SBT
Editor: Bastian

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Honda Motor Perkokoh Penjualan Nasional

Posted: 06 Nov 2010 10:14 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Astra Honda Motor (AHM) memperkukuh posisinya dipuncak penjualan sepeda motor nasional sepanjang sepuluh bulan pertama 2010 yang berhasil meraup 2.894.420 unit penjualan dengan menggenggam 46,6 persen pangsa pasar. Sedangkan rival abadinya Yamaha masih menempel ketat di belakang dengan penjualan total 2.782.541 unit atau menguasai 44,8 persen pangsa.

Kedua merek utama sepeda motor di Indonesia ini masing-masing meningkatkan penjualan dari periode yang sama tahun lalu yakni 30,9 persen (Honda) dan
28,1 persen (Yamaha).

Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Gunadi
Sindhuwinata mengatakan, penurunan pasar yang terjadi September lalu karena jumlah hari kerja yang lebih sedikit. Kondisi ini kemudian berbalik setelah jumlah hari kembali normal di Oktober. "Otomatis kondisi ini mendorong pasar kembali bangkit," ujar Gunadi di JMS, kemarin.

Dari data penjualan wholesales Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) terbaru, bulan lalu tercatat 695.272 unit. Honda masih memimpin penjualan dengan 323.154 atau menguasai 46,5 persen, diikuti Yamaha 315.060 unit (45,3 persen), Suzuki 47.699 unit (6,9 persen), Kawasaki 7.486 unit (1,1 persen), TVS 1.771 unit (0,3 persen) dan kanzen 102 unit (0,0 persen).

Paulus Firmanto, General Manager Marketing and Motorsport PT Yamaha Kencana Indonesia (YMKI) menambahkan, seluruh industri kembali bergeliat pada Oktober lalu. Seluruh industri mulai meningkatkan produksi pabrik ke kondisi semula.

Sampai akhir tahun ini, AISI memprediksi pasar sepeda motor nasional akan menembus 7,2 juta unit sekaligus mencatatkan rekor baru sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah.

Loading...

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

AMBI Himpun Dana buat Korban Bencana

Posted: 06 Nov 2010 09:40 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk menjembatani komunikasi antara konsumen dan ATPM PT Bajaj Auto Indonesia atau PT BAI, semua komunitas pengguna sepeda motor Bajaj di Indonesia berinisiatif membentuk Asosiasi Motor Bajaj Indonesia atau AMBI. Idenya diprakarsai "Tim Tujuh" yang mewakili seluruh komunitas motor Bajaj di Indonesia pada medio Oktober lalu.

"AMBI dibentuk sebagai partner bagi BAI untuk menjadi jembatan komunikasi antara ATPM dan konsumen sehingga semua keluhan, usulan, dan masukan dari konsumen dapat disampaikan lebih lancar kepada produsen," ujar Fikri Firmansyah, anggota Tim Tujuh dari Power (Pulsar Owner Indonesia). "Setelah kami sepakat membentuk AMBI pada Oktober lalu, Sabtu (6/11/2010), kami akan melakukan soft launching-nya di booth Bajaj di ajang JMS 2010," tambah Charlie Tanod yang mewakili Pulsarian.

Selain dua orang di atas, anggota Tim Tujuh lain yang membentuk AMBI adalah Hendrik Giantoro dari Power, Dono Amdomo dari Prides (Pulsar Rider Society), Suud Suprianto dari P2C (Purwakarta Pulsar Club), Samori Raja Bangenan dari BIG (Bajaj Independent Group), dan Bhilly Gustav dari Pulsar Syndicate. Saat ini, komunitas klub pengguna motor Bajaj di Indonesia telah lebih dari 50 klub.

Acara diawali dengan penandatanganan spanduk "I Love Bajaj" oleh 300 anggota komunitas motor Bajaj yang datang ke JMS 2010. Lebih dari 200 motor Bajaj Pulsar berbagai tipe tampak memadati pintu masuk arena JMS, termasuk wakil dari Riau Pulsar Community yang menjadi wakil terjauh dari Jakarta. Spanduk tersebut kemudian dibawa ke booth Bajaj untuk diserahkan kepada pihak BAI dan ditandatangani antara lain oleh Vaibhav Gupta, Deputy General Manager Marketing BAI.

"Kami sangat mendukung pembentukan AMBI ini karena adanya asosiasi ini menjadikan hubungan kami dengan konsumen Bajaj, yang dalam hal ini diwakili oleh komunitas, menjadi lebih mudah," ujar Rizal Tandju, Event dan Marketing Manajer BAI.

Di acara ini juga, AMBI berencana untuk menghimpun dana dari para anggotanya untuk turut membantu korban bencana alam di Mentawai di Sumatera Barat dan Merapi di Yogyakarta. "Ini adalah kegiatan pertama kami atas nama AMBI yang kami sebut dengan AMBI Care," ujar Fikri.

Peluncuran resmi AMBI rencananya baru akan dilakukan saat jambore akbar tahun depan. "Kami masih berkoordinasi dengan pihak BAI mengenai kapan waktu tepatnya," ujar Fikri.

Loading...

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Diposkan oleh iwan di 15.02  

0 komentar:

Poskan Komentar