“Red Bull Start 1-2, Vettel Tercepat di Yeongam” plus 2 more

Sabtu, 23 Oktober 2010

“Red Bull Start 1-2, Vettel Tercepat di Yeongam” plus 2 more


Red Bull Start 1-2, Vettel Tercepat di Yeongam

Posted: 23 Oct 2010 06:15 AM PDT

YEONGAM, KOMPAS.COM - GP F1 Korea untuk pertama kali yang digelar Minggu (24/10/2010) menempatkan Sebastian Vettel start paling depan. Pebalap Red Bull Racing tersebut dalam sesi kualifikasi yang digelar di sirkuit Yeongam, Sabtu (23/10/2010) mencatat waktu terbaik 1 menit 35,585 detik.

Waktu tercepat tersebut diraih pebalap Jerman dalam masa injury time. Kini dirinya berpeluang untuk menambah 25 angka penuh pada balapan besok. Asalkan, tidak melakukan start yang buruk dan tidak mendapat tim order dari tim untuk memuluskan peluang rekan setimnya, Mark Webber.

Apalagi Webber start berada di sebelahnya setelah mencatat waktu terbaik 1:35,659 detik. Pemimpin klasemen sementara ini, di Yeongman tampil menggunakan mesin baru. Kemudian, beberapa kali ia melakukan start yang baik.

Seandainya keduanya melakukan start yang kurang sempurna, bukan tidak mungkin Fernando Alonso yang berada di urutan ketiga melesat ke depan. Hanya, di seri ke-17 ini pebalap Spanyol tersebut tak mungkin akan tampil habis-habis. Masalahnya, mobilnya menggunakan mesin lama dan sudah tidak punya yang baru karena sudah habis terpakai semua.

Kualifikasi 1 (Q1)
Disaksikan sekitar 60.000-an penonton dan kondisi cuaca trek 28 derajat celcius, jelas lumayan dingin buat pebalap. Yang dikahwatirkan para pebalap, terutama untuk papan atas, adanya traffic akan mengganggu jalannya sesi kualifikasi.

Catatan waktu tercepat pertama diukir Heikki Kovalainen dengan 1:45,450 pada menit ketiga. Saat itu, Fernando Alonso masuk lintasan menggunakan ban komponje keras. Alguersuari (Toro Rosso) dapat mempertajamnya menjadi 1:41,270, tapi hanya bertahan sekian detik karena dipatahkan Michael Schumacher (Mercedes) jadi 1:40,557 detik.

Masuk menit kedelapan, duo Red Bull (Vettel dan Webber) masuk lintasan dan saat bersamaan Nico Hulkenberg (Williams) mengukir waktu tercepat 1:38,561 detik. Sementara Alonso berada di urutan ke-10.

Hamilton dengan ban kompon keras menjadi tercepat dengan 1:37,395 detik, Massa membayang di belakangnya. Vettel pun pakai ban kompon keras pada menit ke-13 dan mencapai hasil terbaik dengan 1:37,123 tapi belum mampu menggeser Hamilton paling depan dengan 1:37,113 detik.

Q2
Sesi ini Kubica dan Alonso pakai ban kompon keras, sedang Massa dan Hulkenberg kompon lunak. Vettel membuka sebagai tercepat dengan 1:37,224, tapi satu menit kemudian dipertajam Alonso 0,118 detik dan Vettel kembali merebutnya setelah mengukir 1:36,895 detik.

Red Bull RB6 mulai unjuk kekuatan dengan Vettel terdepan dan diikuti rekan setimnya Webber, ddikuti Alonso, Massa, Hamilton dan Rosberg. Kubica yang terus mengandalkan ban kompon keras, pada menit-menit terakhir beralih ke kompon lunak yang diikuti oleh Alonso.

Hasilnya, Alonso tercepat dengan 1:36,278 detik. Button pun segera mengganti ban kompon lunak. kejutan dibuat Massa dengan kompon lunak dapat melampuai waktu Alonso dengan 1:36,169 detik, hanya bertahan sekian detik setelah dilibas Vettel dengan 1:36,039 detik dan catatan waktu yang sama (1:36,039) juga diukir rekan Vettel, Webber.

Q3:Hamilton oversteer
Para pebalap papan atas masih bertahan dalam kelompok 10 besar dari tim Ferrari, McLaren, Red Bull, Renault, Mercedes. Di menit-menit awal, hampir seluruh pebalap (10 orang) memilih ban kompon lunak.

Alonso mengembangkan kecepatan maksimum dan berhasil mematahkan waktu terbaik Hamilton yang 1:36,167 detik jadi 1:35,927 detik. Sementara Vettel membayang dengan 1:36,000 detik.

Hamilton coba tampil lebih baik, tapi di lintasan di belakang pit mengalami oversteer dan mobil masuk ke rumput. Webber terus berjuang untuk bisa start paling depan karena menduduki urutan keenam.

Hasil kualifikasi

1.Sebastian Vettel            Germany          Red Bull-Renault        1:35.585
2.Mark Webber               Australia          Red Bull-Renault        1:35.659
3.Fernando Alonso          Spain               Ferrari                         1:35.766
4.Lewis Hamilton           Britain             McLaren-Mercedes      1:36.062
5.Nico Rosberg              Germany          Mercedes GP               1:36.535
6.Felipe Massa               Brazil               Ferrari                        1:36.571
7.Jenson Button               Britain             McLaren-Mercedes     1:36.731
8.Robert Kubica             Poland              Renault                        1:36.824
9.Michael Schumacher   Germany           Mercedes GP              1:36.950
10.Rubens Barrichello   Brazil                Williams-Cosworth    1:36.998
11.Nico Hulkenberg       Germany           Williams-Cosworth    1:37.620
12.Kamui Kobayashi     Japan                  BMW  Sauber-Ferrari 1:37.643
13.Nick Heidfeld          Germany             BMW Sauber-Ferrari 1:37.715
14.Adrian Sutil             Germany             Force India-Mercedes 1:37.783
15.Vitaly Petrov            Russia                Renault                        1:37.799
16.Jaime Alguersuari     Spain                Toro Rosso-Ferrari     1:37.853
17.Sebastien Buemi      Switzerland       Toro Rosso-Ferrari      1:38.594
18.Vitantonio Liuzzi     Italy                    Force India-Mercedes 1:38.955
19.Jarno Trulli             Italy                     Lotus-Cosworth          1:40.521
20.Timo Glock             Germany            Virgin-Cosworth          1:40.748
21.Heikki Kovalainen  Finland               Lotus-Cosworth           1:41.768
22.Lucas di Grassi       Brazil                Virgin-Cosworth           1:42.325
23.Sakon Yamamoto    Japan                 HRT-Cosworth             1:42.444
24.Bruno Senna            Brazil               HRT-Cosworth              1:43.283

Loading...

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Luxgen7 CEO, Kemewahan Ottoman ala Taiwan

Posted: 23 Oct 2010 02:21 AM PDT

Sabtu, 23 Oktober 2010 | 09:21 WIB

Luxgen

Luxgen7 CEO

Luxgen

Interior dengan kursi bergaya Ottoman

Luxgen

Perlengkapan interior yang mewah, termasuk monitor LCD

XINDIAN CITY, KOMPAS.com -   Luxgen, produsen mobil eksklusif dari Taiwan memperkenalkan model keempatnya, Luxgen7 CEO. Seperti namanya, mobil ini didesain untuk para "decision maker" perusahaan.

Untuk itu pula, interior MPV ini ditampilkan dengan citra kemewahan melalui aksentuasi krom. Bahkan pelek palang tujuh yang digunakan membuat Luxgen7 CEO tampil makin elegan dan eksklusif. Makin tegas lagi dengan emblem "ROYALOUNGE" di buritan. Semua diciptakan sesuai dengan filosofi Luxgen, "Think Ahead". Karena itu pula gril radiator berbentu seperti sayap.

Kemewahan utama ada di interior. Luxgen menyatakan, kabin MPV ini sebanding dengan sebuah jet pribadi. Karena itu pula bisa dijuluk sebagai "Private Jet on Wheels". Untuk   penumpang belakang – tentu sang pemilik – dihadirkan  sepasang kursi Ottoman berlapis kulit Nappa berkualitas tinggi.

Sangat Pribadi
Di antara tempat duduk depan dan belakang, dipasang sekat yang dapat ditutup penuh sehingga kabin belakang benar-benar terisolasi dan sangat pribadi. Komunikasi dua arah  - berbicara dengan pengemudi  - dilakukan  melalui intercom. Kaca film yang melapisi jendela,  juga berfungsi sebagai tirai dan  beroperasi secara elektrik. Ini menjadi  kelengkapan standar untuk mendukung privasi penumpangnya yang memang hebat.

Lampu kabin dengan LED memberikan nuansa makin hidup. Sepasang kursi Ottoman memiliki fungsi pijat, pori-pori yang menyejukkan hingga pemanas untuk memberi kenyamanan. Sistem hiburan, setara dengan sebuah bioskop mini dengan speaker JBL. Sudut layar LCD berukuran 10,2 inci di bagian plafon dapat diatur  melalui remote.

Belum ada keterangan lebih lanjut  mengenai harga dan mesin yang digunakan. Khusus untuk mesin sama dengan Luxgen7 MPV: 2,2 liter  turbocharger,  175 PS dan torsi 274 Nm plus transmisi otomatis 5-percepatan.

 

Penulis: BBB
Editor: Zulkifli BJ

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Nissan LEAF Telah Menggelinding di Oppama

Posted: 22 Oct 2010 11:56 PM PDT

YOKOHAMA, KOMPAS.com – LEAF , mobil listrik 100 persen dari Nissan, kemarin   mulai diproduksi di Oppama, Jepang. Menurut rilis Nissan, mobil ini mulai dijual di Jepang pada Desember mendatang. Sedangkan di di Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa, dimulai awal 2011. Karena itu pula, ekspor ke Amerika dilakukan November dan ke Eropa pada bulan berikutnya.

"Ini adalah hari yang bersejarah, tidak hanya bagi Nissan dan Renault-Nissan, juga seluruh industri otomotif dunia," kata Presiden dan CEO Nissan, Carlos Ghosn pada upacara perayaan peluncuran Nissan Leaf pertama dari "assembling line".

Modifikasi Pabrik
"Konsumen mobi ini sudah pasti. Mereka menginginkan mobil ramah lingkungan dan tentu saja menyenangkan. Kita telah menjadi pionir dalam ketepatan waktu mengirimkan mobil, kehandalan produk, semua itu sesuai dengan harapan konsumen. Nissan LEAF yang inovatif secara radikal akan mengubah harapan konsumen mobil di seluruh dunia," lanjut Ghosn.

Di Oppama, juga diproduksi mobil bermesin bensin seperti Juke dan Cube. Khusus LEAF, jalur perakitan harus dimodikasi. Untuk titik pemasangan modul baterai misalnya, sebelum adalah tempat memasang tangki bensin. Sedangkan untuk memasang motor listrik dan inverter, merupakan titik pemasangan mesin.

Dijelaskan pula, baterai lithium-ion yang digunakan Nissan LEAF dibuat di pabrik Automotive Energy Supply Corporation (AESC) , Zama, Jepang. Untuk memproduksi baterai tersebut, AESC bekerjasama dengan Nissan Motor Co. dan NEC Corporation. Modul baterai terdiri dari 4 sel, seelah dirakit di Zama dikirim ke Oppama.

Pabrik Induk
Hidetoshi Imazu, Executive Vice President of Manufacturing mengatakan pada peluncuran Nissan LEAF, "Oppama akan menjadi 'Pabrik Induk' untuk Nissan LEAF. Kami akan mengunakan seluruh pengetahuan dan belajar dari Oppama untuk memastikan kualias produk." Selain di Oppama, LEAF juga akan dirakit di Smyrna, Tennessee Amerika, Serikat dan Sunderland, Inggris.

Pabrik Nissan di Oppama kapasitas produksinya 50.000 unit per tahun. Sedangkan perakitan LEAF di Smyrna yang akan mulai produksi pada akhir 2012, kapasitas produksi 150.000 unit per tahun. Di Sunderlan produksi LEAF dimulai awal 2013 dengan kapasitas produksi 50.000 unit per tahun

Loading...

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Diposkan oleh iwan di 15.18  

0 komentar:

Poskan Komentar