“Proton Recall Neo dan Gen2” plus 3 more

Jumat, 08 Oktober 2010

“Proton Recall Neo dan Gen2” plus 3 more


Proton Recall Neo dan Gen2

Posted: 08 Oct 2010 11:28 AM PDT

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Proton Holdings Bhd melakukan penarikan untuk perbaikan (recall)  Gen2 dan Satria Neo yang diproduksi antara 2004 dan 2008. Penyebabnya,  tidak berfungsinya clock spring (ring per) yang berhubungan dengan keselamatan berkendara.

Recall ini mempengaruhi 15.911 dari 660.000 unit (hanya 2 persen) Gen2 dan Satria Neo yang diproduksi pada periode tersebut. Komponen clock spring pada kemudi ini menghubungkan kantong udara dan tuas lampu dengan radio, klakson dan cruise control.

Berdasarkan penyelidikan, kerusakan clock spring menyebabkan bunyi gesekan pada setir, klakson dan lampu yang tiba-tiba menyala sendiri, kerusakan tombol sistem audio dan lebih parah lagi menyebabkan kantong udara mengembang tiba-tiba.

"Meskipun jumlahnya sedikit, keselamatan konsumen adalah prioritas kami, dan kami minta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," ujar Datuk Syed Zainal Abidin Syed Mohamed Tahir, Direktur Pemasaran Grup Proton.

Untuk mengatasinya, Proton akan mengirimkan surat pada konsumen yang mobilnya termasuk dalam daftar recall, dan meminta untuk mendatangi bengkel resmi terdekat. Semua suku cadang dan ongkos kerja ditanggung oleh Proton.

Di Indonesia
Setidaknya ada 25 konsumen Proton di Tanah Air yang harus mendatangi bengkel resmi PT Proton Edar Indonesia (PEI). Menurut Public Relation Officer, PT PEI, Rumaisha Rahmayanti, hanya model Proton Neo yang di-recall. "Ini merupakan upaya kami mencegah  resiko akibat  adanya problem teknis  pada produk yang dijual di Indonesia," jelasnya.

Dijelaskan, ke-25 konsumen tersebut dihubungi satu per satu oleh Proton untuk  memeriksakan mobilnya ke  bengkel resmi terdekat.  Sementara  Gen2 yang beredar di Indonesia,  tidak di-recall.

Untuk kerja perbaikan ini, pemilik mobil tidak dikenakan biaya alias gratis!

Loading...

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Jurus Ringan Hemat BBM ala BMW (Bagian 2, Habis)

Posted: 08 Oct 2010 09:59 AM PDT

BENOA, KOMPAS.com – Selain kesiapan mobil, gaya mengemudi juga mempengaruhi konsumsi bahan bakar. "Gaya mengemudi memengaruhi konsumsi bahan bakar hingga 20 persen," ujar Bettina Schmidt, instruktur mengemudi BMW dari Jerman.

Asyiknya, teknologi yang dimiliki oleh mobil modern bisa membantu kita mengemudi dengan cara yang efisien. Bagaimana caranya? Berikut langkah-langkah yang diberikan Bettina.

- Nyalakan mesin dan langsunglah bergerak. Tak perlu terlalu lama memanaskan, karena teknologi modern membuat mesin dapat langsung bekerja saat kondisi dingin.

- Jadilah pengemudi yang "melihat jauh ke depan" . Artinya, perhatikan kondisi lalu lintas yang akan anda lalui. Contohnya, jika di depan tampak lampu lalu lintas telah berubah menjadi kuning, segeralah kurangi kecepatan. Begitu juga jika tampak terjadi antrian. Jika sempat, dengarkan informasi lalu lintas sebelum bepergian.

- Perhatikan gaya mengemudi melalui layar informasi di mobil. Beberapa model mobil terbaru, telah dilengkapi indikator perpindahan gigi dan konsumsi bahan bakar real-time. Indikator ini akan menuntun Anda untuk memindahkan gigi di saat paling tepat, serta mempertahankan putaran mesin pada aliran bahan bakar paling efisien.

- Angkat kaki dari pedal gas seawal mungkin ketika hendak berhenti. Hal ini akan langsung mengurangi pasokan bahan bakar ke mesin.

- Saat menunggu di lampu lalu lintas, perlintasan kereta api atau di tengah kemacetan, matikan mesin. Hal ini merupakan prinsip dasar teknologi start/stop otomatis yang menghemat bahan bakar.

Akselerasi Ekonomis
Tips terakhir dari Bettina adalah cara melakukan akselerasi menengah yang ekonomis. "Prinsipnya adalah menahan posisi gigi setinggi mungkin. Kemudian, tahan pedal gas 2/3 penuh saat berakselerasi, hingga kecepatan yang diinginkan tercapai. Jangan menurunkan gigi transmisi," jelasnya.

Contohnya, pada BMW 320i bertransmisi manual, akselerasi dari kecepatan 50 km/jam hingga 100 km/jam dengan menggunakan gigi 5, dapat menghemat 10 persen bahan bakar dibandingkan menggunakan gigi 3.

Loading...

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

GM Siapkan Mobil Kecil Pesaing Fiat 500

Posted: 08 Oct 2010 08:48 AM PDT

Jumat, 8 Oktober 2010 | 15:48 WIB

GM

GM mempersiapkan "Junior" cikal bakal mobil kecil untuk bersaing dengan Fiat 500

DETROIT, KOMPAS.com — Bulan lalu, General Motors Eropa mengumumkan bahwa mereka membuat mobil kecil untuk menyaingi Fiat 500. Bentuknya di bawah model Corsa dan disebut "Junior". Hanya, belum ada bocoran, apakah mereka kelak akan memakai nama Opel atau Vauxhall.

Alain Visser, Kepala Penjualan dan Pemasaran Opel/Vauxhall, mengatakan, mobil tersebut ibarat "iPod berjalan" dengan pilihan warna kontras sesuai gaya kawula muda dengan kebutuhan teknologi tinggi. "Junior" diproduksi mulai 2013 di Jerman.

"Mobil ini akan memiliki sistem teknologi infotainment terkini dan hemat bahan bakar, membuatnya ramah lingkungan. Untuk semua ini, pembeli harus membayar lebih banyak," ujar CEO Opel Nick Reilly seperti dilansir carscoop, kemarin.

Dengan harga yang lebih tinggi, GM berharap bisa meningkatkan keinginan konsumen terhadap kendaraan ramah lingkungan. Yuk, sama-sama kita lihat saja nanti seperti apa jadinya dan apakah ia bisa bersaing dengan Fiat 500 yang cukup sukses di Eropa.

Penulis: AGK
Editor: Bastian
carscoop

Sumber :

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Red Bull 1-2 Latihan Terakhir di Suzuka

Posted: 08 Oct 2010 08:22 AM PDT

Jumat, 8 Oktober 2010 | 15:22 WIB

AFP/JUNG YEON-JE

SUZUKA, KOMPAS.com — Luar biasa penampilan mobil-mobil Red Bull Racing. Dua kali sesi latihan resmi F1 Jepang di sirkuit Suzuka, kedua pebalapnya menguasai posisi 1-2 dan posisinya pun sama seperti latihan pertama pagi, Sebastian Vettel tercepat diikuti Mark Webber.

Di Suzuka ini, Red Bull tampak sekali berambisi ingin memenangi balapan agar kedua pebalapnya bisa berada di posisi pemuncak sekaligus juga memperkokoh posisi konstruktor. Makanya, kedua pebalap tidak membuang waktu saat latihan kedua.

Vettel sudah melejit ke posisi terdepan setelah memasuki menit ke-20. Di sini pebalap asal Jerman itu menggunakan ban kompon lunak. Hasilnya, Webber yang mencatat waktu terbaik 1 menit 31,860 detik pada lap ke-29 dapat dipertajam oleh Vettel menjadi 1 menit 31,465 detik dan memastikan sapu bersih sesi latihan resmi.

Sementara itu, Lewis Hamilton, yang di sesi pertama telah menghancurkan mobil, baru bisa tampil sisa 8 menit terakhir. Tim sibuk menganalisis penyebab kecelakaan dan melakukan perbaikan. Akhirnya, pebalap Inggris itu hanya bisa mengitari 8 lap dengan catatan waktu yang kurang bagus.

Perkembangan hebat diperlihatkan oleh Fernando Alonso. Ia sempat menjadi yang tercepat sebelum diambil alih oleh kedua pebalap Red Bull dan akhirnya bertengger di urutan keempat di belakang Robert Kubica.

Tampaknya, sesi kualifikasi akan berlangsung ketat. Bukan tidak mungkin persaingan ketat juga berlangsung saat balapan.

Hasil latihan resmi II
1. Vettel               Red Bull-Renault               1:31.465
2. Webber            Red Bull-Renault               1:31.860
3. Kubica             Renault                               1:32.200
4. Alonso             Ferrari                                1:32.362
5. Massa              Ferrari                                1:32.519
6. Button              McLaren-Mercedes            1:32.533
7. Petrov               Renault                              1:32.703
8. Schumacher    Mercedes                             1:32.831
9. Sutil                Force India-Mercedes         1:32.842
10. Hulkenberg   Williams-Cosworth             1:32.851
11. Rosberg         Mercedes                            1:32.880
12. Kobayashi     Sauber-Ferrari                     1:33.471
13. Hamilton       McLaren-Mercedes             1:33.481
14. Barrichello    Williams-Cosworth            1:33.564
15. Heidfeld         Sauber-Ferrari                   1:33.697
16. Buemi            Toro Rosso-Ferrari             1:34.005
17. Alguersuari    Toro Rosso-Ferrari             1:34.055
18. Liuzzi             Force India-Mercedes         1:34.310
19. Kovalainen    Lotus-Cosworth                   1:36.095
20. Trulli             Lotus-Cosworth                   1:36.333
21. di Grassi      Virgin-Cosworth                   1:36.630
22. Glock           Virgin-Cosworth                   1:36.834
23. Senna            HR T-Cosworth                    1:37.352
24. Yamamoto    HRT-Cosworth                     1:37.831

Penulis: SBT
Editor: Bastian
autosport

Sumber :

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Diposkan oleh iwan di 15.35  

0 komentar:

Poskan Komentar