“Madiun-Surabaya Jajal Monoshock Mega Pro” plus 3 more

Minggu, 03 Oktober 2010

“Madiun-Surabaya Jajal Monoshock Mega Pro” plus 3 more


Madiun-Surabaya Jajal Monoshock Mega Pro

Posted: 03 Oct 2010 03:47 PM PDT


KANJURUHAN, KOMPAS.com - Salah satu senjata baru yang dibekali Honda New Mega Pro adalah fitur suspeni tunggal alias mono shock. Nah, untuk membuktikan kenyamanan motor ini Kompas.com langung ikut rombongan touring.

Rute yang dipilih Tulungagung-Kepanjen (Kabupaten Malang) berjarak 115 km, menjadi bagian perjalanan etape ketiga Madiun-Surabaya. Kompas.com duduk di atas unit nomor 13 berwarna merah marun dan tipe velg racing cakram ganda.

Perjalanan dimulai setelah makan siang di Lapangan Rejoagung (Tulungagung) pukul 12.05 WIB. Kebetulan jalur yang dilalui rombongan cukup kondusif, dalam artian relatif mulus.

Tak lama setelah 15 menit perjalanan rombongan melintasi kawasan hutan Jati Caruban. Kecepatan perjalanan ditempuh rata-rata 70-80 km per jam. Sayang, tak ada kesempatan memutar gas lebih dalam karena lalulintas yang cukup padat dari arah berlawanan. Hasilnya, Kompas.com hanya bisa menyentuh 105 km per jam untuk top speed kali ini.

Meski mulus, tak jarang sesekali permukaan jalan tak rata sampai lubang terkadang muncul di depan. Sedikit tes, hajar salah satu lubang berukuran 30 cm tak terlalu dalam suspensi sporty motor ini ciamik. Perpaduan velg racing dan balutan ban 17 inchi mampu meredam dengan sempurna.

"Suspensi baru menjadi salah satu senjata motor ini. Apalagi di lengan ayun belakang udah dikasih bushing jadi mirip mororcross," ujar Haryadi Wijaya, Product Quality Monitoring. AHM.

Melanjutkan perjalanan, rombongan sempat masuk ke Blitar dan melintasi tempat peristirahatan terakhir Sang Proklamator Kemerdekaan Indonesia Insiyur Haji Soekarno. Salam hormat Bung Karno!!

Selepas Blitar, tiba tantangan lebih hebat memasuki daerah Sumber Pucung (Kabupaten Malang) sebelum Bendungan Karangkates. Dilokasi ini jalanan berkelok, tikungan, turunan dan tanjakkan menjadi tawarannya.

Sepertinya penggunaan Adjustable Monoshock dengan sistem dua pegas (atas dan bawah), tak hanya menambah tampilan tapi juga performa unit. Handling unit terasa sangat stabil meski menikung ditambah jalanan bergelombang.

Kelebihan lain yang dimiliki supensi tunggal ini adalah bisa diatur (keras atau lembut) pegas bagian atas sesuai kebutuhan atau selera pemakai. Sayang Kompas.com belum melakukkan praktik ini.

Selama kurang lebih 2 jam lebih Kompas.com berjalan beriringan dengan anggota Mega Pro Surabaya (Maparas) dan akhirnya kami tiba di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang disambut dengan turunnya Hujan deras.

Dari tempat ini, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kota Pahlawan dengan estimasi waktu tiba pukul 19.30 WIB. Tujuan belum berakhir, seluruh perwakilan dari klub yang terlibat sejak di Jakarta (masing-masing 2 orang) akan lanjut ke Bromo dimulai pukul 21.00 WIB.

Nantikan terus perjalanannya, cuma di Kompas.com!

Loading...

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Stoner Juara, Rossi Libas Lorenzo di Motegi

Posted: 03 Oct 2010 06:46 AM PDT

MOTEGI, KOMPAS.com — Pebalap Casey Stoner berhasil memenangi MotoGP Jepang yang menjadi seri ke-14 di sirkuit Motegi, Minggu (3/10/2010). Andalan tim Ducati asal Australia ini menguasai balapan yang menyelesaikan 24 lap sejak lap pertama.

Sukses ini adalah harapan dan ambisi Stoner agar kemenangan di sirkuit Aragon, Spanyol, terus berlanjut di Motegi. Ternyata, harapan juara dunia 2007 itu dapat terpenuhi. Meski mendapat tambahan 25 angka, kemenangan ini tetap tidak mendongkrak posisi peringkatnya di urutan ketiga dengan 180 angka.

Di hadapan puluhan ribu penonton pendukung Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi, Stoner menunjukkan keperkasaan Ducati Desmocedisi GP 10. Begitu masuk tikungan kedua, ia langsung dapat menggeser Andrea Dovizioso dan tak terkejar hingga finis.

Sementara itu, Dovizioso harus puas finis pada posisi kedua. Pebalap Italia ini tak dapat mengembangkan tugas rekan setimnya, Dani Pedrosa, yang gagal tampil akibat mengalami kecelakaan saat latihan resmi. Meski dapat memperpendek jarak, ia kembali ditinggal Stoner.

Adapun penampilan Valentino Rossi di luar dugaan. Start dari urutan kedua, dia sempat disalip rekan setimnya, Lorenzo. Namun, masuk lap ke-5, dia dapat menggeser pemimpin klasemen sementara itu. Bahkan, salip-menyalip terjadi selama tiga lap terakhir dan keduanya hampir bersenggolan.

Tampaknya, "The Doctor" ingin menunjukkan kepada pendukungnya kalau dia sudah bisa fight meski belum 100 persen.

Pada lap terakhir, Lorenzo coba menyalip Rossi, tetapi dapat dibalas lagi di tikungan berikutnya. Akhirnya, adegan yang mendebarkan dan berbahaya itu dimenangi oleh Rossi.

Juara dunia

Bagi Lorenzo, finis pada posisi keempat dengan mendapat tambahan 13 angka semakin memperkokoh kedudukannya di puncak klasemen dengan total 297 angka. Bahkan, pebalap asal Spanyol ini sudah bisa dipastikan menyandang gelar juara dunia.

Ini terjadi lantaran rival utamanya, Dani Pedrosa, yang mengantongi 228 angka, tertinggal 69 angka. Katakanlah, kalau pebalap Honda itu akan tampil lagi di seri berikutnya di Malaysia, tentu ia tidak tampil dalam kondisi fit.

Sementara itu, baik kubu Honda maupun dokter yang melakukan operasi mengatakan bahwa Pedrosa kemungkinan absen dalam dua seri ke depan. Berarti, Lorenzo sudah pasti juara dunia.

Hasil lomba

1.Casey STONER             AUS     Ducati Team                    43'12.266
2.A.DOVIZIOSO               ITA      Repsol Honda Team       +3.868
3.V.ROSSI                        ITA       Fiat Yamaha Team         +5.707
4.J.LORENZO                  SPA      Fiat Yamaha Team          +6.221
5.C.EDWARDS                USA      Monster Yamaha Tech 3 +27.092
6.M.SIMONCELLI            ITA      San Carlo Honda Gresini +30.021
7.A.BAUTISTA                SPA      Rizla Suzuki MotoGP       +31.826
8.Ben SPIES                      USA     Monster Yamaha Tech 3   +35.572
9.R.DE PUNIET                FRA     LCR Honda MotoGP        +47.564
10.H.AOYAMA                JPN      Interwetten Honda MotoGP+49.598
11.M.MELANDRI             ITA      San Carlo Honda Gresini +49.999
12.N.HAYDEN                 USA     Ducati Team Ducati          +50.703
13.H.BARBERA               SPA     Paginas Amarillas Aspar +51.422
14.A.ESPARGARO          SPA     Pramac Racing Team          +52.843
15.M.KALLIO                   FIN      Pramac Racing Team          +1'14.668

Klasemen sementara
1.Jorge LORENZO         SPA 297
2.Dani PEDROSA          SPA 228
3.Casey STONER           AUS 180
4.Andrea DOVIZIOSO   ITA 159
5.Valentino ROSSI         ITA 156
6.Ben SPIES                   USA 139
7.Nicky HAYDEN          USA 129
8.Randy DE PUNIET      FRA 88
9.Marco SIMONCELLI   ITA 84
10.Colin EDWARDS      USA 81
11.Marco MELANDRI    ITA 79
12.Hector BARBERA    SPA 69
13.Alvaro BAUTISTA   SPA 58
14.Aleix ESPARGARO SPA 52
15.Loris CAPIROSSI     ITA 41
16.Hiroshi AOYAMA   JPN 35
17.Mika KALLIO          FIN 34
18.Alex DE ANGELIS   RSM 11
19.Roger Lee HAYDEN USA 5
20.Kousuke AKIYOSHI JPN 4
21.Wataru YOSHIKAWA JPN 1

Loading...

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Jaguar C-X75 Mendapat Perhatian Lebih di Paris

Posted: 03 Oct 2010 04:41 AM PDT

Minggu, 3 Oktober 2010 | 11:41 WIB

UnitedPictures

Jaguar C-X75 Concept mendapat perhatian dari media

UnitedPictures

Jaguar C-X75 dengan bodi dari aluminium

UnitedPictures & Jaguar

Interior Jaguar C-X75 dengan panel instrumen (insert)

UnitedPictures

Belakang Jaguar C-X75

PARIS, KOMPAS.com – Mobil ini yang satu ini akhirnya  mendapatkan perhatian lebih dari publik setelah kehebatan teknologinya dieksploitasi oleh media di seluuruh dunia  Karena itu, begitu tampil  Paris Motor Show, Jaguar C-X75 langsung menjadi incaran wartawan dan publik(mulai dibuka kemarin) .

Sosok C-X75 sangat menarik dan atraktif dari desain. Apalagi bila melihat interiornya, dashboard, setir, pedal-pedal, panel instrumen. Jaguar menyebutnya kabin yang memfokus pengemudi. Hebatnya,  setir, sistem kontrol, panel instrumen dan pedal-pedal menyesuaikan diri dengan pengemudi. 

Layar inromasi pengemudi utama ditempatkan dua bulatan panel instrumen mirip teropong. Yang seakan-akan tergantung. Panel instrumen ini menayangkan status kerja mobil dan putaran kedua mikroturbinnya.

Menurut Jaguar, desain merupakan kombinasi panel  sedan XJ   dengan pesawat tempur untuk yang mampu menciptakan "gimbal" 3D virtual. Satu hal lagi, bodi aluminium mobil konsep ini dibuat dari aluminium ekstrusi dengan sasis seperti yang diterapkan pada pesawat udara.

Hasilnya, mobil lebih ringan, bisa didaur ualang dan tak kalah pasti, lebih irit dan makin mantap dikebut!

Penulis: ZBJ
Editor: Zulkifli BJ

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Ferrari California Mengirit BBM dengan HELE

Posted: 03 Oct 2010 03:13 AM PDT

Minggu, 3 Oktober 2010 | 10:13 WIB

autoblog.com

Ferrari California yang dilengkapi dengan HELE dipamerkan di Paris Motor Show 2010 yang berlangsung saat ini

Ferrrari

Saat meunggu lampu merah, sistem mematikan mesin secara otomatis dan hidup kembali pedal gas ditekan

Ferrrari

Ferrari California

Ferrari

Ferrari California

PARIS, KOMPAS.com – Di Indonesia, bisa saja kita berpendapat, pemilik mobil mewah dan supercar seperti Ferrari pasti tidak memikirkan masalah konsumsi bahan bakar.  "Beli mobil mampu, masak beli bensin tidak," begitulah komentar yang sering kita dengar.

Kendati demikian, ternyata produsen Ferrari tetap menonjollkan teknologi baru untuk menyatakan, model terbarunya California, lebih irit konumsi bahan bakar. Kuda Jingkrak menggunakan teknologi yang disebut High Emotion Low Emissions (HELE), aslinya sama dengan  sistem "stop/start". Mobil tersebut pun dipamerkan di Paris Motor Show 2010 yang berlangsung saat ini.

Sebenarnya, teknologi tersebut bukan mengarah langsung untuk mengirit konsumsi bahan bakar. Target utama, menurunkan emisi CO2. Namun untuk menurunkan CO2, konsumsi bahan bakar harus lebih irit. Jadilah, HELE fitur atau tambahan teknologi mengirit bahan bakar.

Dengan teknologi, sistem stop/start Ferrari butuh 230 milidetik untuk menghidupkan mesin. Karena itulah, tidak mengubah pola mengemudikan mobil ini. Fitur stop/start ini dirancang khusus untuk memudahkan pengemudi menyalakan mesin tidak hanya dengan mengangkat kaki dari pedal rem,  juga dengan menginjak pedal gas (ideal untuk mereka yang menginjak rem dengan kaki kiri) atau dengan menaikkan gigi transmisi melalui paddle-shift.

HELE bekerja bagaikan sebuah otak elektronik yang melakukan berbagai perintah pekerjaan pada komponen yang ada di mobil. Kompresor penyejuk kabin (AC), pompa bahan bakar, kipas mesin, dan perpindahan transmisi diperhitungkan tingkat efisiensinya sesuai dengan gaya berkendara pengemudi.

Hasilnya, emisi CO2 California berkurang dari 299g/km menjdai 270 g/km atau 23 persen. Bahkan sistem ini dapat memberikan tambahan torsi 25Nm jika diperlukan.

Penulis: BBB
Editor: Zulkifli BJ

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Diposkan oleh iwan di 15.02  

0 komentar:

Poskan Komentar