“Daihatsu "Recall" 882.006 Unit” plus 3 more

Kamis, 07 Oktober 2010

“Daihatsu "Recall" 882.006 Unit” plus 3 more


Daihatsu "Recall" 882.006 Unit

Posted: 07 Oct 2010 11:20 AM PDT

Kamis, 7 Oktober 2010 | 18:20 WIB

KOMPAS.COM/SBT

Tanto (kiri) dan Move (tengah) saat meramaikan IIMS 2008

TOKYO, KOMPAS.com – Daihatsu Motor Corporation melakukan penarikan untuk perbaikan (recall) terhadap dua modelnya, Daihatsu Tanto dan Move di Jepang. Jumlahnya mencapai 882.006 unit akibat cacat pada kaca spion di pintu yang jika tidak diperbaiki, kacanya berpotensi jatuh.

Dari total tersebut, 528.484 unit Daihatsu Move yang diproduksi antara Oktober 2006 hingga April 2010, dan 353.522 unit Tanto yang dibuat antara Desember 2007 dan April 2010.

Sebelumnya, Daihatsu menerima 68 keluhan akibat kasus ini. Namun seperti yang dikatakan Menteri Transportasi Jepang, kamis (7/10/2010), tidak ada kecelakaan yang dilaporkan akibat cacat tersebut. Perbaikan akan dilakukan pada dudukan kaca yang diduga longgar.

Berdasarkan regulasi di Jepang, manufaktur mobil harus memberikan informasi kepada menteri jika terjadi kasus recall.

Penulis: BBB
Editor: Bastian
AP, Dow Jones

Sumber :

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Kia Cerato Hatchback Nongol di Sydney

Posted: 07 Oct 2010 10:47 AM PDT

Kamis, 7 Oktober 2010 | 17:47 WIB

SMH

SYDNEY, KOMPAS.com – Kia kembali memanaskan pasar hatchback global dengan meluncurkan Cerato 5-pintu di ajang Australian International Motor Show minggu depan. Bersamaan dengan itu, sekalian dipajang juga sedan Cerato dan Cerato Koup dua pintu dengan transmisi dan suspensi baru seperti pada model hatchback.

Ketiga model tersebut dilengkapi dengan transmisi manual dan otomatis 6-speed,  electronic power steering  dan khusus model sedan mendapat suspensi baru. Sedangkan Cerato Koup, selain  transmisi, dapat perbaikan pada sistem kemudi. Selain itu, ketiga model juga dilengkapi fitur Bluetooth, kaca spion lipat dan paddle-shift untuk varian bertransmisi otomatis.

Di balik bonnet terdapat mesin Theta II 2,0 L yang menghasilkan tenaga 115 kW pada 6.200 rpm dan torsi 194 Nm pada 4.300 rpm. Peningkatan efisiensi menghasilkan konsumsi bahan bakar yang lebih irit, dari sebelumnya 12,8 km/liter menjadi 13,5 km/liter untuk varian bertransmisi manual. Untuk transmisi otomatis, konsumsinya menjadi 13,3 km/liter dari sebelumnya 12,6 km/liter.

Dimensi lebar, tinggi dan jarak sumbu roda Cerato Hatchback sama dengan model sedan, namun panjangnya berkurang 190 mm. Hasilnya kapasitas bagasi berkurang dari 495 liter menjadi 385 liter.

Detail yang membedakan dengan varian sedan ada pada desain gril, lubang udara dan lampu kabut baru. Kabinnya diklaim lapang di kedua baris bangku dengan banyak ruang penyimpanan. Kualitas material bervariasi mulai dari plastik keras hingga lapisan kain lembut.

Penulis: BBB
Editor: Bastian
SMH

Sumber :

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Sudah Dua Juta Prius Terjual di Seluruh Dunia

Posted: 07 Oct 2010 10:06 AM PDT

Kamis, 7 Oktober 2010 | 17:06 WIB

Toyota Motor Corp.

Toyota Prius Gen-3

TOYOTA CITY, KOMPAS.com — Mobil hibrida kebanggaan Toyota, Prius, telah terjual 2 juta unit lebih sejak diproduksi secara massal di Jepang pada 1997. Informasi tersebut diumumkan oleh Toyota Motor Corporation pada hari ini.

Tepatnya, sampai akhir September lalu, jumlah Prius yang sudah terjual di seluruh dunia mencapai 2.011.800 unit. Mobil ini dijual di 70 negara dengan pangsa pasar terbesar di Jepang dan Amerika Utara. Versi sekarang merupakan generasi ketiga. Adapun generasi kedua diluncurkan pada 2003.

Prius mulai dipasarkan di Jepang pada 2000. Generasi ketiga menggunakan teknologi yang disebut dengan Toyota Hybrid System II (THS II). Lebih 90 persen dari THS II dirancang ulang pada Prius generasi ketiga, yang menghasilkan konsumsi bahan bakar 38,0 km/liter (berdasarkan standar tes Pemerintah Jepang). Toyota menilai, kemampuan gabungan dua sumber tenaganya sama dengan mobil ini dan mesin konvensional 2,4 liter.

11 ton CO2
Generasi terbaru dilengkapi dengan fitur seperti sistem ventilasi yang menggunakan tenaga surya dan dinilai sebagai langkah maju. Ditambahkan pula, dengan penjualan 2 juta unit lebih tersebut, TMC yakin, Prius berkontribusi mengurangi emisi CO2 sampai 11 juta ton CO2. Hal tersebut merupakan perbandingan dari mesin bensin yang dipakai Prius, ukuran kendaraan, dan cara menggemudikannya dengan mesin bensin lainnya.

Target Toyota untuk selanjutnya adalah menjual satu juta mobil hibrida setiap tahun, yang mulai dicanang pada awal tahun ini.

Komposisi kumulatif penjualan Prius di berbagai kawasan saat ini adalah, di Jepang 826.900 unit, Amerika Utara 939.100 unit, Eropa 206.100 unit, dan negara lainnya 39.700 unit atau total sampai 30 September menjadi 2.011.800 unit.

Penulis: ZBJ
Editor: Zulkifli BJ

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Otomotif India Siap Susul China

Posted: 07 Oct 2010 09:51 AM PDT

NEW DELHI, KOMPAS.com - Pertumbuhan industri otomotif di India kian menguat, bahkan siap menyusul China yang tahun ini diprediksi menjadi pasar  terbesar dengan total penjualan 13 juta unit. Itulah hasil dari studi perusahaan konsultasi global Ernst & Young (E&Y) dengan penghitungan rata-rata pertumbuhan atau compound annual growth rate (CARG) India sejak 2009 hingga 2020 mendatang.

Pertumbuhan otomotif di Negeri Sari, menurut laporan E&Y mencapai 14 persen, sedang China hanya memperoleh perhitungan 6 persen. Sementara Amerika Utara, Eropa dan Jepang yang masuk kelompok tiga besar, masing-masing hanya mencatat 4 persen. 

Untuk  kendaraannya sendiri,  model SUV diperkirakan akan paling laris di India dengan total penjualan mencapai 5 juta pada 2015, terus meningkat menjadi 10 juta unit (2010). Sebagai gambaran, tahun lalu total pasar mobil India 2,2 juta unit. Penelitian  dilakukan berdasarkan data Automobile Component Manufacturers' Association (ACMA).

Bukan cuma E&Y yang memprediksi begitu, sejumlah pimimpin prinsipal mobil dunia pun, dalam komentarnya  memuji pertumbuhan bisnis otomotif India. Seperti dikatakan bos Renault-Nissan Carlos Ghosn bahwa pasar kendaraan penumpang di India akan menembus 6 juta unit pada 2014 atau 2015. Beda dengan CEO Volkswagen Martin Winterkorn menargetkan pasar di India akan sampai ke 10 juta unit pada 2018.

"Saat ini, India menduduki peringkat kesepuluh terbesar  di dunia untuk pasar kendaraan penumpang (passanger vehicle), terbesar kedua sepeda motor dan terbesar ketiga kendaraan besar komersil. Tapi pada 2020, kondisi ini bisa melambungkan India ke lima besar produsen mobil terbesar di dunia," ujar Rakesh Batra salah satu peneliti dari Ernest & Young, seperti dilansir The Economic Time.

Meski lonjakkan terjadi disegmen SUV, dominasi pasar mobil di India masih dikuasai mobil kecil. Pendapatan pun akan meningkat dari 30 menjadi 108-119 miliar dollar AS. Jumlah ini termasuk dari penghasilan ekspor yang juga akan melonjak mengjadi 30 miliar dollar AS pada 2020 dari hanya 8 miliar dollar AS pada 2009. Sedangkan di sektor komponen juga mengalami hal serupa naik 103-113 miliar dollar AS dari sekarang yang meraup 26 miliar dollar AS.

India merupakan salah satu pasar otomotif yang mampu bertahan bahkan berkembang di saat dunia dilanda krisis keuangan global dua tahun silam. Begitu bagusnya pertumbuhan pasar, membuat para prinsipal berlomba-lomba meningkatkan investasi untuk mengejar peningkatan produksi khususnya model SUV dan mobil kecil.

Loading...

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Diposkan oleh iwan di 15.02  

0 komentar:

Poskan Komentar