“Webber Ketiga Berkat Keputusan Berani Tim” plus 3 more

Senin, 27 September 2010

“Webber Ketiga Berkat Keputusan Berani Tim” plus 3 more


Webber Ketiga Berkat Keputusan Berani Tim

Posted: 27 Sep 2010 09:01 AM PDT

Senin, 27 September 2010 | 16:01 WIB

AFP/ROSLAN RAHMAN/SAEED KHAN

SINGAPURA, KOMPAS.COM - Meski gagal memenangkan balap F1 Singapura, Minggu (26/9/2010), Mark Webber mengaku puas finish ketiga. Pebalap Australia dari tim Red Bull Racing ini tetap memimpin klasemen sementara dengan total 202 angka dan masih unggul 11 angka dengan Fernando Alonso yang membayang kedua setelah berhasil memenangkan balapan malam di sirkuit Marina Bay, Minggu (26/9/2010).

Mengenai insiden senggolan dengan pebalap McLaren Mercedes Lewis Hamilton yang sampai tidak bisa melanjutkan lomba, Webber mengaku dirinya bertindak benar. Dijelaskannya, ketika di tikungan ia berada di sisi dalam, namun Hamilton coba berebut untuk masuk, sehingga senggolan tak terhindarkan.

Pengawas perlombaan coba melihat insiden itu melalui video. Keputusannya, tidak ada tindakan yang diambil terhadap kedua pebalap dan murni sebagai kejadian balapan.

Dalam balapan menempuh 61 lap, Webber dan tim membuat keputusan yang berani. Keempat rodanya diganti dari kompon lunak dengan yang keras. Mantan pebalap F1 Martin Brundle yang menjadi komentator, mengomentari penampilan Webber sangat unik menjadi lebih lambat 0,4 detik dari Alonso di sektor pertama. Ditambah lagi, posisinya dari start ke lima terpental di luar 10 besar setelah mengganti ban di awal lomba.

Tapi, di Marina Bay itu performa Red Bull yang dikemudikan Webber luar biasa hebat. Satu persatu lawan disalip di tikungan, yang sangat tidak mungkin dilakukan di trek seperti Marina karena sempit.

Dengan perjuangan gigihnya, Webber berhasil menyeret mobilnya menyodok ke posisi ketiga.

Penulis: SBT
Editor: Bastian
SMH

Sumber :

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Polisi Inggris "Tangkap" Hyundai

Posted: 27 Sep 2010 08:16 AM PDT

Senin, 27 September 2010 | 15:16 WIB

Hyundai

LONDON, KOMPAS.com - Departemen Kepolisian Inggris memutuskan memilih Hyundai sebagai merek mobil operasionalnya. Opsi ini diambil dengan berbagai  pertimbangan, mulai dari kualitas, harga, biaya operasional sampai purnajual yang pembahasannya  2 tahun.

Bagi Hyundai, jelas ini peluang bisnis yang menguntungkan. Karena, pihak kepolisian diizinkan membeli kendaraan operasional berikut van berjumlah 7.800 unit setiap tahunnya.

"Siapa saja dalam membeli mobil perlu memastikan mereka akan memperoleh paket terbaik yang bisa dimiliki dari jumlah uang yang dikeluarkan," ujar Tony Whitehorn, Direktur Pelaksana Hyundai Inggris.

Keputusan ini sekaligus mendongkrak image Hyundai di benak konsumen khususnya di Inggris dan Benua Eropa, umumnya. "Ini benar sekali, apalagi Anda menggunakan uang pajak rakyat untuk membeli ribuan unit mobil. Kualitas, pemulihan, harga purnajual dan kemampuan berhasil ditunjukkan Hyundai," celoteh Tony.

Menurut Hyundai, beberapa model yang banyak dibeli Kepolisian Inggris adalah i20, i30, ix35, Santa Fe dan iLoad. Belum ada keterangan resmi terkait nilai penjualan yang akan diperoleh Hyundai dari tender ini, tapi jumlahnya tak sedikit. Itu pasti!

Penulis: AGK
Editor: Bastian

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Inden New Mega Pro Mulai Menumpuk

Posted: 27 Sep 2010 07:53 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com — Kehadiran Honda New Mega Pro memberi angin segar bagi PT Astra Honda Motor atau AHM. Bayangkan, hingga pertengahan September sejak diluncurkan pada 9 Agustus 2010, sepeda motor sport itu sudah mencatat inden 10.000 unit. Berarti, tampilannya sangat diterima konsumen.

Senior GM Sales Division AHM Sigit Kumala mengatakan, jumlah pesanan ini dikumpulkan sejak peluncuran perdana pada 9 Agustus lalu dan pesanan hanya dari wilayah Jawa-Bali. Sementara itu, promosi di luar kedua pulau baru akan dilakukan pasca-Idul Fitri, September lalu.

Jumlah ini sebenarnya masih di bawah target AHM yang ditetapkan saat peluncuran, yaitu 15.000 unit per bulan. Diprediksi, permintaan terhadap New Mega Pro akan terus membengkak dalam beberapa bulan ke depan mengingat makin luasnya lingkup pemasaran. Untuk mengatasi hal ini, AHM menyatakan komitmennya dalam memenuhi pesanan konsumen dengan meningkatkan produksi.

"Setelah Lebaran, kami perkirakan pesanan akan lebih banyak. Namun, kami bertekad untuk mempercepat pemenuhan pesanan yang sudah ada agar konsumen tidak terlalu lama menunggu," ujar Sigit dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, hari ini.

Berdasarkan data penjualan pada bulan Agustus, perusahaan baru mampu mengirimkan 6.546 unit ke jaringan dealer mereka di Tanah Air. Rinciannya, 2.490 unit merupakan varian spoke wheel (SW) dan 4.056 unit casting wheel (CW). "Pengiriman pada bulan ini (September) tentu akan lebih besar volumenya karena permintaan juga tinggi," papar Sigit.

AHM mengklaim, beberapa keunggulan New MegaPro ada pada sistem pengereman belakang yang sudah menggunakan cakram. Sementara itu, dari sisi harga, New Mega Pro relatif kompetitif di segmennya karena dibanderol Rp 19.500.000 (tipe CW) dan Rp 18.300.000 (tipe SW). Di pasar, New Mega Pro akan head to head dengan rival abadi mereka, Yamaha Byson, yang baru diluncurkan pada bulan lalu.

Loading...

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Ford Bangun Pabrik Mesin Kedua di China

Posted: 27 Sep 2010 06:30 AM PDT

Senin, 27 September 2010 | 13:30 WIB

Ford

CHONGQING, KOMPAS.com — Ford Motor Company atau FMC akan membangun pabrik mesin kedua di China dengan investasi segar 500 juta dollar AS atau Rp 4,47 triliun. Dalam proyek ini, FMC mengajak perusahaan gabungan Changan Ford Mazda Automobile atau CFMA sebagai pemasok dana dan bekerja sama dengan pemerintah lokal Chongqing yang memfasilitasi lokasi pabrik di Zona Utara Chongqing dengan target operasi tahun 2013.

"Pabrik mesin baru ini akan membantu ambisi kami dalam berekspansi di sini, di pasar otomotif terbesar di dunia," aku Joe Hinrichs, Presiden Ford Asia Pasifik dan Afrika.

Ford sudah memiliki pabrik mesin pertama di China dengan kapasitas 350.000 unit per tahun. Nah, pabrik kedua akan menyumbangkan tambahan produksi 400.000 unit per tahun sehingga total kapasitas meningkat lebih dari dua kali lipat dari sebelumnya.

"Kami terus bekerja keras untuk meningkatkan penjualan dan produksi di sini. Kami juga menawarkan berbagai jenis mobil baru dari portofolio di China dan di seluruh regional Asia. Potensi pertumbuhan di sini luar biasa dalam 10 tahun ke depan," beber Joe.

Hasil produksi mesin akan dipasok ke dua fasilitas perakitan CFMA di Chongqing dan Nanjing serta pabrik ketiga yang akan dibangun mulai September 2009 dan mulai beroperasi pada 2012. Selain CFMA, Ford juga punya perusahaan gabungan lain yang menggandeng Jiangling Motors Corporation dan kabarnya tengah membangun pabrik baru.

Penulis: AGK
Editor: Bastian
autoevolution

Sumber :

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Diposkan oleh iwan di 15.01  

0 komentar:

Poskan Komentar