“Saat-saat Muram Mobil Hibrida di AS” plus 3 more

Senin, 06 September 2010

“Saat-saat Muram Mobil Hibrida di AS” plus 3 more


Saat-saat Muram Mobil Hibrida di AS

Posted: 06 Sep 2010 11:37 AM PDT

Senin, 6 September 2010 | 18:37 WIB

Honda, Toyota

NEW YORK, KOMPAS.com - Pasar mobil hibrida di Amerika sedikit menyedihkan beberapa bulan terakhir. Pasalnya, konsumen sekarang lebih memilih kendaraan non-hibrida lantaran harga bahan bakar minyak (BBM) stabil.
  
Buktinya, penjualan untuk semua merek mobil ramah lingkungan Agustus lalu turun 40,4 persen dibandingkan periode yang sama 2009. Bahkan Toyota Prius yang menjadi pemimpin pasar tak dapat mencegah terjunnya angka penjualan sampai 37,5 persen (dibanding Agustus 2009) dan lebih rendah 16,3 persen dari Juli 2010. Dikombinasikan dengan penjualan Lexus hybrid, kedua merek ini mencatat penurunan hingga 36,2 persen dibanding setahun lalu.

Sementara Ford juga turun, tapi mencatat angka lebih baik. Penurunannya tercatat 17,1 persen dibanding Agustus 2009.

Penjualan mobil hibrida memang sempat meroket Agustus tahun lalu, berkat program Cash for Clunkers (subsidi bagi pemilik mobil lama yang boros BBM, ketika menukarkannya dengan mobil baru yang lebih efisien) dari pemerintah. Namun harga BBM yang cukup rendah akhir-akhir ini, dituding menjadi 'kambing hitam' anjloknya penjualan.

Toyota masih tetap memimpin pasar di AS, meski mengalami penurunan terbesar dengan hanya menjual 15.444 unit Agustus lalu. Ford di posisi kedua dengan 3.894 unit, dan Honda 3.485 unit. Honda Civic Hybrid menjadi satu-satunya yang penjualannya meningkat 10.4 persen.

Penulis: BBB
Editor: Bastian
AUTOBLOG

Sumber :

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent.

Dual VVT-i Toyota, Apa Hebatnya?

Posted: 06 Sep 2010 09:32 AM PDT

KOMPAS.com — Dengan pola kaizen, Toyota mulai mengaplikasikan teknologi mesin yang lebih canggih, yaitu Dual Variable Valve Timing-intelligent atau Dual VVT-i pada model yang berada di segmen menengah. Yang terbaru, teknologi itu ditanamkan pada mesin 2ZR-FE atau Corolla Altis 1,8 liter.

Kendati pertama kali digunakan Toyota pada 1998 (RS200 Altezza bermesin 3S-GE), untuk model yang dijual di Indonesia, teknologi baru ada pada Camry dan Alphard (mesin V6, 3,5 liter, 2GR-FE), Corolla Altis 2,0 liter (3ZR-FE), dan Prius 1,8 liter (1L4).

Sebelumnya, Corolla Altis 1.8 menggunakan teknologi VVT-i yang merupakan pengembangan dari VVT. Dikabarkan, semua mesin Toyota nantinya akan menggunakan teknologi ini, termasuk Yaris, Vios, Innova, Rush, dan Avanza.

Isap dan buang
Dual VVT-i berarti dua VVT-i. Kalau pengaturan proses buka dan tutup pada VVT-i hanya berlaku untuk katup masuk atau isap sesuai dengan putaran dan beban mesin, maka pengaturan pada Dual VVT-i termasuk katup buang. Dengan cara ini, selain mampu meningkatkan performa mesin (menambah tenaga dan torsi), konsumsi bahan bakar juga jadi lebih irit dan emisi gas buang pun bisa diturunkan lagi. Hal ini terlihat khususnya bila mesin Dual VVT-i dibandingkan dengan mesin yang masih menggunakan VVT-i.

VVT-i
Pada proses buka dan tutup katup (hanya isap atau masuk), waktu buka bisa berubah-ubah sesuai dengan putaran mesin. Pertanyaan yang mungkin muncul adalah, mengapa waktu buka dan tutup katup harus diubah sesuai dengan putaran dan beban mesin?

Pada mesin lama yang tidak menggunakan VVT, waktu buka dan tutup katup dari saat mesin stasioner sampai putaran tertinggi adalah sama. Hal ini mengakibatkan kerja mesin tidak optimal dan efisien. Dalam hal ini, kompromi yang dilakukan hanyalah membuat mesin efisien pada putaran menengah. Namun, pada putaran rendah dan tinggi, hasilnya kurang!

Penyesuaian antara waktu buka dan tutup katup dengan putaran dan beban mesin perlu dilakukan supaya mesin mendapatkan tenaga yang lebih besar. Pada putaran tinggi, diperlukan udara dan bahan bakar yang lebih banyak untuk memperoleh tenaga lebih besar.

Agar campuran yang masuk ke ruang bakar banyak, waktu buka katup isap harus lebih lama. Sebaliknya, pada putaran rendah, waktu buka katup dipersingkat. Dengan demikian, tidak banyak bahan bakar dan udara yang terbuang.

Dual VVT-i
Di sini, waktu buka dan tutup katup buang juga bisa diubah. Kalau waktu buka katup buang dipercepat pada putaran tinggi (overlap juga bertambah), maka aliran bahan bakar dan udara baru ke dalam mesin lebih lancar. Pasalnya, tidak ada hambatan dari gas sisa pembakaran di dalam mesin.

Sebaliknya, waktu menutup katup buang harus lebih cepat pada putaran rendah agar campuran yang baru masuk ke dalam ruang bakar tidak langsung mengalir ke luar. Kondisi ini juga membantu mengurangi polusi. Karena itulah, performa dan emisi dari mesin Dual VVT-i lebih baik dibandingkan VVT-i.

Loading...

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent.

Mobil Sport Hibrida Murah Toyota Tampil 2011

Posted: 06 Sep 2010 08:58 AM PDT

Senin, 6 September 2010 | 15:58 WIB

autoblog

TOKYO, KOMPAS.com — GRMN Sport Hybrid, mobil sport hibrida konsep berukuran mungil yang tampil di ajang Tokyo Auto Salon 2010, Januari lalu, telah mendapat lampu hijau untuk segera diproduksi oleh Toyota. Inilah tantangan bagi  Presiden Toyota Motor Corp Akio Toyoda untuk mengembalikan antusiasme berkendara di balik kemudi mobil-mobil produksinya.

Penerus MR2 ini akan diwujudkan dengan harga lebih terjangkau. Keputusan mengenai harga itu dipilih untuk menjawab tantangan fakta bahwa anak-anak muda di Jepang tak memiliki ketertarikan tinggi terhadap mobil.

GRMN yang dikembangkan bersama Gazoo Racing ini memiliki mesin V6 3,3L dengan posisi di tengah dan berfungsi menggerakkan roda belakang. Dipadukan dengan sebuah mesin listrik yang menggerakkan roda depan, total tenaga kombinasinya adalah 392 hp. Untuk efisiensi, di tengah kota, mobil ini dapat dikendarai hanya dengan mesin listrik.

Pengembangan proyek dilakukan oleh divisi manajemen mobil sport yang baru dibentuk bulan Januari 2010. Divisi tersebut selanjutnya akan bekerja untuk semua perencanaan model-model baru Toyota.

Ajang Tokyo Motor Show 2011 dipastikan akan menjadi ruang pamer bagi mobil sport murah ini.

Penulis: BBB
Editor: Bastian
AUTOBLOG

Sumber :

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent.

Suzuki Bantu VW Produksi Mobil Kecil

Posted: 06 Sep 2010 08:14 AM PDT

Senin, 6 September 2010 | 15:14 WIB

carmagazine.co.uk

NEW DELHI, KOMPAS.com — Produsen mobil terbesar di India, Maruti Suzuki India Ltd, akan membantu Volkswagen AG (VW) dalam memproduksi mobil kecil. Konon, harga jualnya diestimasikan pada 8.600 dollar AS atau Rp 77,2 juta per unit di pasar domestik.

Ikhwal ini diberitakan media lokal Financial Express, tanpa menyebutkan sumber berita, hari ini. Dalam kerja sama tersebut, Maruti akan diuntungkan dengan memperoleh proses manufaktur mesin diesel dari VW.

Pimpinan prinsipal Suzuki-Jepang, Osamu Suzuki, dikabarkan akan datang ke India akhir bulan ini untuk bertemu dengan pihak VW. Sedikitnya, akan ada tiga pengumuman penting dari pertemuan itu, yakni pendirian perusahaan gabungan, kontrak pabrik, dan lainnya.

Terkait isu yang berkembang, RC Bhargava, Presiden Direktur Maruti-Suzuki, di New Delhi tak bisa dihubungi untuk dimintai keterangan. Sementara itu, belum ada informasi tambahan, terutama mengenai jadwal awal dari proses produksi.

Seperti diketahui, langkah akuisisi yang dilakukan VW terhadap 19 persen saham Suzuki pada akhir tahun lalu mulai menunjukkan hasil. Tak lama lagi, akan tercipta produk kolaborasi kedua merek yang sekaligus memunculkan persilangan dari kelebihan masing-masing.

Penulis: AGK
Editor: Bastian
Bloomberg

Sumber :

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent.

Diposkan oleh iwan di 15.04  

0 komentar:

Poskan Komentar