“Suzuki Satria Garapan "Puartorico"” plus 3 more

Selasa, 31 Agustus 2010

“Suzuki Satria Garapan "Puartorico"” plus 3 more


Suzuki Satria Garapan "Puartorico"

Posted: 31 Aug 2010 01:07 PM PDT

Selasa, 31 Agustus 2010 | 20:07 WIB

MOTOR PLUS/ANDIKA

KOMPAS.COM - Kalau sudah punya niat sesuatu di seberang, laut luas di depan pun diseberangi. Seperti itulah hasrat yang diingini Rahman Setiadi asal Kapuas Hulu, Kalimantan Barat terhadap Suzuki Satrianya. Ia sampai harus ke "Puartorico" untuk memodifikasi bebeknya itu yang diubah jadi bentuk Naked Bike.

Jauh sekali sampai harus ke sana! Maksudnya ke Purwokerto (Jateng) untuk dirombak oleh Suswanto, punggawa Billy Custom (BC). Meski konsepnya sederhana, namun sisi detail dan bentuk motor harus padat.

Untuk mewujudkan bentuk yang diinginkan Rahman, jelas rangka harus dirombak. Walau konstruksi sederhana, bilang Suswanto, tapi yakin kuat sebab pakai las listrik dan pipa kualitas nomor satu.

Begitu juga dengan konstruksi kaki-kaki dipalikasi dengan kondom pipa 2,5 inci pada sokbreker depan yang bagian dalamnya sudah dipanjangi. Sedang yang belakang dicustom dengan cara dibungkus pelat biar mirip bilah pisau.

Untuk bodi, karena konsep Naked Bike hjanya butuh pelat galvanis 0,8 mm sebagai bahan bodi. Karena, aliran itu yang ditonjolkan otot. Di sini Wanto tidak memakai fiberglass seperti kebanyakan pemodifikator. Trus, tangki menyambung dengan desain shroud dan airscoop. Makanya dimensi tangki pun tidak terlalu besar agar pas dengan bentuk sayap depan.

Aksen visual dan fungsi nampak pada sayap yang selain pipih dan bersudut, juga sekaligus sebagai dudukan lampu sein depan. Makanya lampu depan dicomot dari Honda BeAT yang bisa dibentuk polos dengan cover simpel.

Sedang bodi buritan dikasih detail agar bentuk tidak kedodoran. Perimbangannya, knalpot pun dipilih desain undertail. Tak heran dimensi jadi apik. (Andika)

Editor: Bastian

Sumber :

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent.

Mudik Jalan Siang, Perhatikan Ini!

Posted: 31 Aug 2010 08:45 AM PDT

KOMPAS.com — Minggu-minggu ini, jalur pantura atau selatan mulai ramai oleh pemudik, baik yang menggunakan mobil maupun sepeda motor. Perjalanan pun dilakukan dalam dua pilihan waktu, siang atau malam.

Nah, kalau Anda pilih siang, ada bagian dari kendaraan yang perlu diperiksa. Selain itu, ada yang perlu dipersiapkan untuk teman perjalanan. Apa saja itu?

1. Cek sistem pendingin mesin
Berdasarkan pengalaman, jalur mudik biasanya macet, plus cuaca yang panas tentu sangat menyiksa mesin. Agar perjalanan lancar, pastikan sistem pendingin mesin (radiator, water pump, v-belt, dan selang-selangnya) bekerja optimal dan dalam kondisi bagus. Jangan lupa bawa cairan pendingin radiator cadangan, sekring, dan selang karet buntu.

2. Cek sistem AC
Pastikan sistem pendingin ruangan bekerja baik. Suhu panas bisa memicu stres dan kelelahan lebih cepat.

3. Perhatikan tekanan angin ban 

Sangat berbahaya bila tekanan angin pada ban sampai kurang dan mobil membawa beban banyak. Jika ditambah menerima panas dari permukaan jalan, maka hal itu bisa menimbulkan pecah ban. Pastikan tekanan angin sesuai denngan rekomendasi pabrikan. Saat penambahan angin, sebaiknya ban dalam kondisi dingin.

4. Siapkan minuman dan makanan ringan
Jus segar, minuman isotonik, air putih dalam kemasan wajib ada di kabin. Minuman-minuman ini bisa memberi asupan energi pada tubuh dan menggantikan cairan yang keluar bersama keringat.

5. "Sunglasses"
Tak cuma membuat Anda tambah keren (cantik) saat mengemudi. Kacamata ini sangat membantu mengurangi silau akibat sorotan matahari.

6. "Car entertaiment"
Siang hari, peluang Anda dan penumpang untuk beristirahat sangatlah kecil. Hiburan di mobil bisa membantu mereka terlelap atau mengurangi kebosanan. Pengemudi juga terbantu dari serbuan rasa kantuk. Pilihan lagu-lagu atau film-film favorit adalah solusi tepat, termasuk membawa majalah atau game portable. (Dwi Wahyu)

Loading...

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent.

Otomotif Grup Ajak Mudik Bareng

Posted: 31 Aug 2010 07:55 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - Mudik naik motor, berkendara dengan orang tersayang dan penuh sesak dengan barang bawaan memang sudah menjadi hal biasa. Tetapi sekarang kalau masih begitu juga ketinggalan zaman namanya. Ngapain capai-capai dan berdesakkan di jalan. Mending ikutan mudik aman dan nyaman bareng Grup Otomotif, MotoBike dan otomotifnet.com.

"Kegiatan ini yang pertama di Indonesia dan merupakan rangkaian acara menjelang hari jadi ke 20 tahun Otomotif. Bukti kepedulian kami pada keselamatan berkendara dan semoga bisa jadi standar baru dalam kegiatan mudik bareng," ujar Harry Kristanto, business manager Otomotif Group, dalam keterangan resminya yang diperoleh Kompas.com, hari ini.

Mudik bareng kali ini bukannya naik motor ramai-ramai atau konvoi tapi lebih aman dan nyaman. Caranya, setiap peserta akan naik bus sampai ke kota tujuan yakni, Semarang, Jogja dan Solo. Nah, sepeda motornya diangkut menggunakan truk ke tujuan yang sama.

Jadi pemudik enggak perlu repot-repot mengendarai motor ke kampung halaman. Cukup duduk tenang, aman dan nyaman bersama keluarga di dalam bis, motor juga sampai tujuan lantaran diangkut truck. "Sampai kampung enggak cape, tetap bisa merayakan lebaran dan bersilaturahmi pakai motor<" ujar Soni Riharto, pemimpin redaksi Otomotif.

Untuk turut serta dalam kegiatan, dikenakan biaya Rp300 ribu. Sudah termasuk biaya kirim motor dan tiket dua orang buat naik bis AC. Selain lebih aman dan nyaman, ada snack dan souvenir. "Buat yang ingin bawa anak diperbolehkan, tetapi hanya 1 orang dan maksimal umurnya 5 tahun," ujar Agus Rianto dari bagian promosi Otomotif.

Start dari gedung Kompas Gramedia di Jl. Panjang, Kebon Jeruk, Jakbar. Pengiriman motor akan dilakukan pada tanggal 3 September 2010. Sedangkan orangnya menyusul sehari kemudian (4 September) diangkut dengan bus. "Sengaja dirancang demikian, agar begitu peserta sampai motor sudah siap diambil," tambah Agus.

Berdasarkan data yang di dapat tahun 2008 jumlah kecelakaan yang terjadi adalah 1.052 kasus. Jumlah yang meninggal 800 orang, 70%-nya melibatkan kendaraan sepeda motor. Lalu tahun 2009 jumlah kecelakaan jadi 1.544 dengan korban tewas 576 jiwa dan 639 luka berat.

Angka tersebut keluar hanya dalam waktu 2 minggu. Dari H-7 sampai H+7. Jumlah yang meninggal hampir sama bahkan lebih disbanding korban bencana alam. Tetapi siapa yang peduli kalau bukan dari diri sendiri. "Nah lantaran bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kemanusiaan, Otomotif melakukan kegiatan ini. Kami media pertama mengeluarkan ide mudik aman dan nyaman ini," ungkap M Arief Adriyanto, redaktur pelaksana Otomotif.

Jadi buruan daftar, jangan sampai ketinggalan. Tempat terbatas lo… hanya untuk 100 motor. Buat yang berminat untuk informasi lebih lengkap bisa menghubungi Dodo di 021-5330170/50 ext. 32133 atau ponsel 0856-1084071.

Loading...

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent.

Penjualan Prius Bisa Menukik

Posted: 31 Aug 2010 07:20 AM PDT

Selasa, 31 Agustus 2010 | 14:20 WIB

TMC

TOKYO, KOMPAS.com — Penjualan Prius hybrid berhasil menopang pasar Toyota di Jepang lebih dari satu tahun. Namun, situasi akan berubah menyusul langkah pemerintah untuk tak lagi memperpanjang insentif berupa potongan harga yang berakhir pada Oktober mendatang. Bukan tidak mungkin, penjualan mobil ramah lingkungan itu bisa menukik.

Penurunannya pun sudah dirasakan oleh dealer Toyota di Jepang. "Penjualan harian Prius sekarang juga sudah mulai turun. Kami harus bersiap diri untuk mengatasi krisis selanjutnya," ujar Hiromi Inoue, Direktur Penjualan Unit Baru Tokyo Toyopet Motor Sales Co, seperti dilasnir Bloomberg, hari ini.

Saat ini, konsumen yang tercatat membeli Prius di 66 jaringan Tokyo Toyopet terus menciut. Hiromi menjelaskan, rata-rata pembelian harian hanya delapan unit dari sebelumnya 20 unit pada Juni lalu.

Asosiasi Dealer Otomotif Jepang memprediksi, penjualan mobil baru akan menurun 23 persen selama enam bulan mulai Oktober dibandingkan periode yang sama tahun 2009.

Lonjakan penjualan Prius terjadi ketika Toyota meluncurkan generasi ketiga pada Mei 2009. Saat itu, pemerintah menggulirkan insentif. Konsumen mendapat dana 250.000 yen jika mau menyerahkan mobil lamanya yang berusia 13 tahun ke atas. Dengan catatan, uang digunakan untuk membeli mobil ramah lingkungan.

Sejak Juli 2009, Toyota tercatat tiga kali mengalami lonjakan penjualan dan mencapai 170.426 unit atau 20 persen dari total volume penjualan Toyota di Jepang. Namun, saat ini penjualan mulai melandai karena banyak pembatalan. Pasalnya, pembelian yang dilakukan saat ini tak akan menikmati insentif karena unit baru tersedia setelah Oktober.

Penulis: AGK
Editor: Bastian

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: "Peace Envoy" Blair Gets an Easy Ride in the Independent.

Diposkan oleh iwan di 15.03  

0 komentar:

Poskan Komentar